LINTASJATIM.com, Surabaya – Antusiasme mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di wilayah Daop 8 Surabaya. Hingga dua pekan sebelum masa angkutan dimulai, penjualan tiket kereta api jarak jauh telah menembus angka 222.556 lembar.
Dikutip dari detikJatim.com, jumlah tersebut setara 39,5 persen dari total 561.528 kursi yang disiapkan untuk periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Tren ini diperkirakan terus bergerak naik mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Jumlah tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Angka penjualan diperkirakan masih akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Sabtu (28/2/2026).
Data sementara menunjukkan puncak pemesanan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran, dengan 20.780 tiket terjual. Kendati demikian, KAI memastikan kursi pada tanggal lain masih cukup tersedia, termasuk untuk periode arus balik H+1 hingga H+10.
Selama masa angkutan Lebaran, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan KA jarak jauh setiap hari. Terdiri atas 49 kereta reguler, lima kereta tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, tiga dari Surabaya Pasarturi, dan dua dari Stasiun Malang.
“Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat secara optimal,” jelas Mahendro.
Selain menambah perjalanan, KAI juga menggulirkan program diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi komersial pada 14–29 Maret 2026. Dari total 188.288 tiket promo yang disediakan, sebanyak 67.231 tiket telah terserap.
“Dari total kuota 188.288 tiket diskon yang disiapkan, sebanyak 67.231 tiket telah terjual dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah,” pungkasnya.
KAI mengimbau calon penumpang segera menentukan jadwal keberangkatan dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi agar perjalanan mudik berjalan lancar dan sesuai rencana.





