Selamat! Banyuwangi Menuju Zona Hijau Covid-19

  • Whatsapp
Banyuwangi Zona Hijau dari Covid-19 [Lintas Jatim]
Banyuwangi Zona Hijau dari Covid-19 [Lintas Jatim]

LINTASJATIM.com, Banyuwangi – Banyuwangi berhasil meningkatkan statusnya menjadi zona hijau Covid-19. Hal ini tak lepas dari peran pemerintah dan masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Misalnya di Kecamatan Banyuwangi Kota. Dilansir dari informasi beritajatim.com, Kamis (4/3/2021), angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 total tercatat 868 kasus, dengan rincian sebanyak 770 kasus dinyatakan sembuh, meninggal ada 79 kasus, dan 19 kasus masih dalam perawatan.

Bacaan Lainnya

Camat Banyuwangi, M. Lutfi, menjelaskan bahwa jika dalam satu minggu ke depan tidak ada perubahan, berdasarkan indikator PPKM bisa dipastikan Kecamatan Banyuwangi masuk zona kuning bahkan zona hijau.

“Meskipun demikian, kita tetap berupaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan menegakkan protokol kesehatan“, ujar Lutfi.

Lutfi juga menyampaikan bahwa Satgas Pencegahan disiplin protokol kesehatan sudah dibentuk. Pembentukan Satgas dilakukan untuk mengingatkan dan menegur masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Hingga saat ini, kurang lebih 55 sekolah yang ada di Kecamatan Banyuwangi sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Sedangkan kegiatan masyarakat seperti hajatan, dan lain-lain sebanyak 364 kegiatan.

“Untuk ke depannya, kami akan kembali membuka pusat perbelanjaan untuk memulihkan ekonomi masyarakat. Selain itu, kami akan berkomunikasi dengan para tokoh ulama untuk menata kegiatan selama Ramadan”, ujar Lutfi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut baik pergerakan yang dilakukan perangkat di bawahnya. Menurutnya, kolaborasi antar pihak sangat dibutuhkan dalam mengurangi angka Covid-19 dan memulihkan ekonomi.

“Kami mengimbau untuk senantiasa disiplin dan saling mengingatkan agar terjaga dari Covid-19”, kata Ipuk.

Ipuk berharap informasi seperti ini dapat ditingkatkan dan diteruskan di wilayah kecamatan serta lainnya. Apalagi mengingat juga sudah mendekati bulan Ramadan. (slv)

Pos terkait