Bangun Rasa Nasionalisme, DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kepada Guru RA se-Nganjuk

  • Whatsapp
Bangun Rasa Nasionalisme, DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kepada Guru RA se-Nganjuk
Bangun Rasa Nasionalisme, DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kepada Guru RA se-Nganjuk

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Dalam rangka memupuk rasa nasionalisme, DPRD Provinsi Jawa Timur, Dra. Hj. Aisyah Lilia Agustina, M.Si menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Yayasan Dakwatul Khoir Kertosono Nganjuk pada Selasa (11/1/2022).

Kegiatan tersebut diikuti oleh guru Raudhatul Athfal (RA) se- Kabupaten Nganjuk. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri staf ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga, Abdullah Muhdi sebagai pemateri.

Bacaan Lainnya

“Pendidikan karakter sangat penting. Karena berpengaruh dalam pembentukkan karakter, perkembangan emosional, spiritual, dan kepribadian anak,” ujar pria yang kerap disapa Gus Muhdi.

Dalam keterangannya, Gus Muhdi mengatakan bahwa guru RA sangat berperan terhadap pendidikan karakter siswanya. Selain mentransmisikan ilmu kepada siswa, guru RA juga berfungsi sebagai pembentuk karakter baik bagi anak didiknya.

“Kemudian, ada tiga isu akan memainkan peranan penting terhadap terciptanya karakter bangsa, yakni: populisme berbasis agama, pemahaman terhadap idiologi Negara, dan isu ekonomi,” papar Gus Muhdi.

Menurutnya, agama merupakan peran paling utama dalam mencetak karakter bangsa. Karena di dalam agama semua hal sudah diatur dengan masif, termasuk pendidikan karakter.

“Yang kedua yang mempengaruhi terciptanya karakter bangsa adalah ideologi negara, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI mengembangkan karakter keilmuan, yakni dengan menciptakan rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga ilmu, kreatifitas dan inovasi akan berkembang,” paparnya.

Dan yang ketiga, lanjut Gus Muhdi, yang berpangaruh adalah ketahanan ekonomi. Kondisi ekonomi Indonesia tidak terlalu baik akibat dampak COVID-19 Tekanan ekonomi global yang tidak bersahabat dengan ekonomi Indonesia.

“Pola ketahanan ekonomi hadirin bagaimana? Harus tetap menanamkan kecintaan dan kebanggaan kepada Indonesia,” katanya.

“Iya. Tiga hal tersebut harus ditanamkan sejak dini terutama di tingkat RA,” tandas Gus Muhdi. (Anwar/Slv)

Pos terkait