Diganjar Akreditasi ‘Unggul’ PAI STAI Diponegoro Tulungagung Jadi Bukti Mutu Pendidikan

Surat Keputusan Akreditasi Unggul PAI STAI Diponegoro Tulungagung. (Tangkapan Layar)
Surat Keputusan Akreditasi Unggul PAI STAI Diponegoro Tulungagung. (Tangkapan Layar)

LINTASJATIM.com, Tulungagung – Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diponegoro Tulungagung berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional.

Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) Nomor: 361/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2026, Prodi PAI resmi menyandang predikat akreditasi ‘Unggul’, yang merupakan level tertinggi dalam standarisasi mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi civitas akademika STAI Diponegoro. Akreditasi tersebut bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan bukti nyata atas kualitas akademik, tata kelola organisasi, serta komitmen lembaga dalam mencetak lulusan yang kompeten dan relevan dengan tantangan zaman.

Ketua Program Studi PAI, Dr. M. Kholid Thohiri, menyampaikan rasa syukur mendalam atas raihan prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari dedikasi dan ikhtiar panjang seluruh elemen kampus yang terlibat dalam proses penilaian mutu.

“Alhamdulillah, raihan akreditasi ‘Unggul’ ini adalah buah dari ikhtiar panjang seluruh civitas akademika. Ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ulas Dr. Kholid Thohiri saat memberikan keterangan pada Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Dr. Kholid menjelaskan bahwa capaian ini membuktikan bahwa Prodi PAI STAI Diponegoro Tulungagung mampu bersaing secara kompetitif di level nasional. Predikat tersebut dipandang akan membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas.

Yaitu baik dalam peningkatan kualitas lulusan maupun penguatan peran institusi dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang moderat.

Ia memaparkan bahwa sinergi antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta dukungan para pemangku kepentingan (stakeholder) eksternal menjadi kunci utama di balik keberhasilan ini.

Dr. Kholid berkomitmen untuk terus membawa prodi yang dipimpinnya menjadi pusat unggulan pengembangan keilmuan Islam.

“Kami berkomitmen menjadikan Prodi PAI sebagai pusat unggulan dalam pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam berbasis nilai-nilai Aswaja yang moderat, adaptif, inklusif, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Visi Masa Depan

Dengan diraihnya predikat ‘Unggul’, STAI Diponegoro Tulungagung semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang progresif dan visioner di wilayah Jawa Timur.

Ke depannya, Prodi PAI diharapkan konsisten melahirkan generasi pendidik Islam yang memiliki kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, serta karakter sosial yang moderat.

Prestasi ini sekaligus menjadi motor penggerak bagi seluruh elemen kampus untuk terus bergerak maju dalam menjaga marwah akademik.

Selain itu, capaian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan umat melalui jalur pendidikan agama yang berkualitas tinggi. (jaz/red)

Pos terkait