KKNT BIMA UTM Perkuat Digitalisasi Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i Bangkalan

KKNT BIMA UTM Perkuat Tata Kelola Digital Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i Bangkalan.
KKNT BIMA UTM Perkuat Tata Kelola Digital Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i Bangkalan.

LINTASJATIM.com, Bangkalan – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) BIMA Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i, Bangkalan, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini berfokus pada penguatan tata kelola digital serta pengembangan konten publikasi lembaga.

Program tersebut dipimpin Dr. Aminah Dewi Rahmawati, S.Sos., M.Sos., dengan pendampingan dosen Puji Rahayu, Indah Cahyani, dan Dr. Arik Kurniawati. Seluruh cabang Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i yang tersebar di wilayah Bangkalan turut mengikuti rangkaian kegiatan.

Bacaan Lainnya

Tiga mahasiswa lintas program studi terlibat aktif dalam penguatan digitalisasi, yakni Dhani Syafreal dan Hilman Dafiq (Pendidikan Informatika), serta Septia Nur Fadhilah (Sosiologi).

Mereka berkontribusi pada pengembangan branding, optimalisasi media publikasi, serta penataan ulang struktur informasi website lembaga.

Dalam sesi pelatihan, tim menyampaikan dua materi strategis. Materi pertama, ‘Branding Rumah Qur’an dengan Pendekatan Budaya’ dipaparkan oleh Dr. Aminah Dewi Rahmawati.

Ia menekankan pentingnya identitas visual lembaga yang tidak hanya profesional, tetapi juga mencerminkan nilai budaya Madura agar lebih dekat dengan masyarakat.

Materi kedua, ‘Pengenalan AI untuk Rumah Qur’an’ disampaikan oleh Dr. Arik Kurniawati. Materi ini memperkenalkan potensi pemanfaatan kecerdasan buatan, termasuk penggunaan GPT untuk penyusunan modul pembelajaran, pembuatan konten dakwah, hingga efisiensi pengelolaan data.

Kontribusi mahasiswa KKNT BIMA juga tampak signifikan. Dhani Syafreal dan Hilman Dafiq memperkuat tata kelola data digital serta menata ulang struktur website lembaga, sementara Septia Nur Fadhilah mengembangkan identitas visual dan konten publikasi menggunakan Canva yang disesuaikan dengan budaya Madura.

Program ini merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2025 yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Melalui kegiatan ini, tim BIMA UTM berharap Rumah Qur’an Imam Asy-Syafi’i semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu meningkatkan efektivitas publikasi, pembelajaran, dan pengelolaan administrasi berbasis digital.

Pos terkait