Khutbah Jumat PDF 2021 Singkat Padat Tentang 4 Keutamaan Membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi Membaca Sholawat Nabi
Ilustrasi Membaca Sholawat Nabi

Shalawat merupakan wasilah dan cara seorang muslim untuk memperoleh keberkahan, pahala, martabat yang agung dan maghfirah-Nya.

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda,

Bacaan Lainnya

ู…ูŽู†ู’ โ€ŒุตูŽู„ูŽู‘ู‰ โ€ŒุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ โ€ŒุตูŽู„ูŽุงุฉู‹ โ€ŒูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุนูŽุดู’ุฑูŽ ุตูŽู„ูŽูˆูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุญูุทูŽู‘ุชู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽุดู’ุฑู ุฎูŽุทููŠุฆูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุฑูููุนูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุนูŽุดู’ุฑู ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุงุชู

โ€œBarang siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah akan memberkatinya dengan sepuluh doa, dan akan dihapus sepuluh kesalahan darinya, dan ditinggikan sepuluh derajat untuknya.โ€ (HR. An-Nasaโ€™

Dalam hadits lain disebutkan,

Ubay bin Kaab berkata, โ€œWahai Rasulullah, aku sering membawa shalawat untuk baginda, lalu seberapa banyak aku bershalawat untuk baginda?โ€

Rasulullah menjawab, โ€œTerserah.โ€

Ubay berkata lagi, โ€œSeperempat?โ€

Rasulullah menjawab, โ€œTerserah, jika kau tambahi itu lebih baik bagimu.โ€

Ubay bertanya lagi, โ€œSetengah?โ€

Rasulullah menjawab, โ€œTerserah, jika kau tambahi itu lebih baik bagimu.โ€

Ubay bertanya lagi, โ€œDua pertiga?โ€

Rasulullah menjawab, โ€œTerserah, jika kau tambahi itu lebih baik bagimu.โ€

Ubay berkata, โ€œAku akan menjadikan seluruh doaku untuk baginda.โ€

Rasulullah lalu bersabda,

ุฅูุฐู‹ุง ุชููƒู’ููŽู‰ ู‡ูŽู…ูŽู‘ูƒูŽุŒ ูˆูŽูŠูุบู’ููŽุฑู ู„ูŽูƒูŽ ุฐูŽู†ู’ุจููƒูŽ

โ€œKalau begitu, kau dicukupkan dari dukamu dan dosamu diampuni.โ€ (HR. At-Tirmizi No. 2457)

Keutamaan Shalawat kedua: Mendapat kedudukan yang tinggi dan syafaat darinya.

Seorang muslim yang paling sering bershalawat paling dekat kedudukannya di sisi baginda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam dan paling berhak mendapatkan syafaatnya.

Sebagaimana hadis Nabi tentang keutamaan shalawat nabi khususnya di hari Jumat seperti sekarang ini,

Dari Umamah radhiyallahu โ€˜anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda,

ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุฃูู…ูŽู‘ุชููŠ ุชูุนุฑูŽุถู ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูููŠ ูƒูู„ูู‘ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุฌูู…ูุนูŽุฉูุ› ููŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ุตูŽู„ูŽุงุฉู‹ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู†ูู‘ูŠ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ูŽุฉู‹

โ€œShalawat dan doa umatku sampai kepadaku pada setiap hari Jumat, orang yang paling banyak bershalawat kepadaku di antara mereka adalah orang yang paling terdekat denganku kedudukannya.โ€ (HR. Al-Baihaqi No. 5995)

Rasulullah juga pernah bersabda,

ุฅูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ุฃูŽูŠูŽู‘ุงู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉูุŒ ูููŠู‡ู ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุขุฏูŽู…ูŽุŒ ูˆูŽูููŠู‡ู ู‚ูุจูุถูŽุŒ ูˆูŽูููŠู‡ู ุงู„ู†ูŽู‘ูู’ุฎูŽุฉูุŒ ูˆูŽูููŠู‡ู ุงู„ุตูŽู‘ุนู’ู‚ูŽุฉูุŒ ููŽุฃูŽูƒู’ุซูุฑููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉู ูููŠู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุตูŽู„ุงูŽุชูŽูƒูู…ู’ ู…ูŽุนู’ุฑููˆุถูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘

โ€œSesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama adalah hari Jumat, pada hari itu Adam di ciptakan, pada hari itu beliau wafat, pada hari itu juga ditiup (sangkakala) dan pada hari itu juga mereka pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.โ€

Para sahabat pun penasaran, lalu bertanya kepada Rasulullah, โ€œBagaimana mungkin shalawat kami akan sampai pada engkau, sedangkan engkau telah hancur menjadi tanah?โ€

Rasulullah menjawab, โ€œSesungguhnya Allah mengaharamkan bagi tanah untuk menghancurkan jasad-jasad para nabi.โ€ (HR. Ibnu Majah No. 1085)

Terkait hadits keutamaan shalawat nabi ini, Ibnu Qayyim rahimahullah berkomentar, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam adalah sebaik-baiknya  manusia, dan Jumat sebaik-baiknya hari-hari.

Maka, bershalawat untuknya pada hari ini adalah sebuah keistimewaan, dan merupakan sebuah upaya dari bentuk kesyukuran, pujian, serta penunaian terhadap sebagian kecil haknya. Maka kita diperintahkan untuk banyak bershalawat untuknya pada siang hari ini dan malamnya.

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah,

Keutamaan shalawat ketiga: Sebab doa terkabul.

Shalawat merupakan bagian dari adab sekaligus termasuk sebab doa mustajab.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib,

ูƒูู„ูู‘ ุฏูุนูŽุงุกู ู…ูŽุญู’ุฌููˆู’ุจูŒ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ

โ€œSemua doa itu terhalang, sampai dibacakan shalawat untuk Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam.โ€ (HR. Ath-Thabarani No. 821)

Salah seorang sahabat Rasul, namanya Fadhalah bin โ€˜Ubaid. Ia berkisah. Ketika Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam duduk, tiba-tiba seseorang masuk dan melakukan shalat dan berdoa, โ€œYa Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku.โ€

Kemudian, saat itu Rasulullah bersabda, โ€œEngkau telah tergesa-gesa, wahai orang yang melakukan shalat. Apabila engkau melakukan shalat dan duduk, maka pujilah Allah dengan pujian yang menjadi hakNya. lalu bershalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah kepadaNya.โ€

Kemudian ada orang lain setelah itu yang melakukan shalat lalu memuji Allah, dan bershalawat kepada Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam.

Nabi pun bersabda, โ€œWahai orang yang melakukan shalat, berdoalah maka akan dikabulkan doamu!โ€ (HR. At-Tirmizi No. 3476)

Jamaah sidang shalat Jumat yang dirahmati Allah,

Keutamaan shalawat keempat: Menghindarkan diri dari sifat bakhil dan kecelakaan.

Hal ini sebagaimana yang diingatkan oleh baginda Nabi melalui sabdanya,

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุจูŽุฎููŠู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฐููƒู’ุฑูุชู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘

โ€œSesungguhnya orang yang bakhil adalah orang yang mendengar namaku disebutkan namun ia tidak bershalawat kepadaku.โ€ (HR. An-Nasaโ€™i No. 9800)

โ€ŒุฑูŽุบูู…ูŽ โ€ŒุฃูŽู†ู’ูู โ€ŒุฑูŽุฌูู„ู ุฐููƒูุฑู’ุชู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘

โ€œSungguh celaka orang yang mendengar namaku disebutkan tapi ia tidak bershalawat kepadaku.โ€ (HR. At-Tirmidzi No. 3545)

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Pos terkait