Ditolak Cinta, Pelajar SMK Bacok Pengantin Baru

TKP pembacokan wanita di jalan tangkis Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. Sumber foto: www.detik.com
TKP pembacokan wanita di jalan tangkis Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Polisi mengungkap motif di balik aksi pembacokan terhadap seorang wanita pengantin baru di Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Pelaku nekat melakukan penyerangan karena tidak terima cintanya ditolak korban.

Dikutip dari detikJatim.com, pelaku berinisial RG (17), seorang pelajar SMK asal Desa Mukuh, Kecamatan Tanjunganom. Ia ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Nganjuk di wilayah Jabon, Mojokerto, Jumat (12/6/2026) pagi, kurang dari 12 jam setelah kejadian dilaporkan.

Bacaan Lainnya

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan hasil pemeriksaan mengungkap motif utama pelaku adalah persoalan asmara.

“Motif pelaku adalah karena cintanya ditolak,” ujar Suria Miftah Irawan, Jumat (12/6/2026).

Korban diketahui berinisial DM (20), warga Dusun Grogolan, Desa Sonobekel. Dalam serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan lengan kiri.

Menurut polisi, pelaku dan korban telah lama saling mengenal. Kekecewaan pelaku semakin memuncak setelah mengetahui korban telah menikah dengan pria lain.

Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadhi menjelaskan penangkapan dilakukan secara cepat setelah tim melakukan penyelidikan.

“Ditangkap Tim Resmob sekira pukul 09.00 WIB di wilayah Jabon, Mojokerto. Kurang dari 12 jam sejak kejadian itu dilaporkan ke kami,” kata Fajar.

Kepala Desa Sonobekel, Sentot Rudi Prasetiono, membenarkan bahwa pelaku bukan orang asing bagi keluarga korban. Ia menyebut RG beberapa kali datang ke rumah korban dan memiliki hubungan pertemanan dengan sepupu korban.

“Pelaku dan korban sudah saling kenal. Keluarga korban juga kenal dengan pelaku. Bahkan pelaku ini pernah beberapa kali datang ke rumah korban,” ujar Sentot.

Ia menambahkan pelaku mengetahui korban baru saja menikah. Saat peristiwa terjadi, korban keluar rumah untuk mengantar teman perempuannya, sementara sang suami masih bekerja dan belum pulang ke rumah.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut.

Pos terkait