Bayi Dibuang di Belakang Rumah Warga, Awalnya Dikira Tangisan Hantu

  • Whatsapp
Bayi yang Dibuang di Belakang Rumah Warga
Bayi yang Dibuang di Belakang Rumah Warga

LINTASJATIM.com, Trenggalek – Warga Dusun Talok, Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Trenggalek dikagetkan dengan suara tangisan bayi. Warga mengira itu suara hantu, setelah dilihat ternyata tangisan bayi perempuan.

Saat ini Bayi tersebut telah dievakuasi ke RSUD dr Soedomo untuk penanganan lebih lanjut. Bayi yang ditemukan di belakang rumah warga itu diduga baru dilahirkan.

Bacaan Lainnya

“Saat ditemukan, bayi ini dalam kondisi hidup dan hanya beralaskan daster. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di depan pintu dapur rumah Pairin di Dusun Talok, Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Trenggalek,” tutur Kapolsek Durenan AKP Mochammad Solichin.

Kronologi penemuan bayi itu berawal sekitar jam 9 malam saat Soijem. Istri Pairin sedang menonton televisi, tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. Dikiranya suara dari TV.

Saat kembali terdengar suara tangisan itu Soijem membangunkan Pairin. Sempat dikira hantu hingga ia dan suaminya membaca do’a agar segera hilang, namun tangisan itu semakin kencang.

Tak lama kemudian, akhirnya dia dan suaminya memberanikan diri untuk mendekati sumber suara. Pasutri itupun kaget setelah melihat sosok bayi perempuan mungil.

Untuk mencegah bayi agar tidak kedinginan, warga menyelimuti dengan kain. Sebab saat ditemukan bayi itu dalam kondisi kedinginan karena hanya beralaskan kain daster.

Setelah memberitahu warga sekitar, Pairin kemudian melaporkan penemuan ini kepada perangkat desa setempat.

“Waktu ditemukan tali pusar bayi masih menempel. Untuk saat ini sudah kami evakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Sholicin.

Ia juga mengatakan, bayi itu ditemukan sekitar jam 9 tadi malam, namun pihaknya baru menerima laporan jam 10 malam.

Saat mendapat laporan itu pihaknya langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi bayi itu ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek Sujiono, mengatakan bayi berbobot 2,78 kilogram dengan panjang 47 sentimeter. “Secara umum sehat sekali dan tinggal pemulihan saja,” ungkapnya. (Faziz/Stj)

Pos terkait