IPNU IPPNU Bentuk Karakter Kader Melalui Smart Camp Ramadhan

21 May 2019
391 times

Lintasjatim.com, Mojokerto - Smart Camp Ramadhan diadakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)- Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Puri guna membekali kader IPNU dan IPPNU akan pemahaman ahlussunnah wal jamaah dan pendamalam akhlak pada waktu bulan ramadhan ini.

Kegiatan Smart Camp Ramadhan ini diselenggarakan di Padepokan Nurul Falah, Dusun Unggahan Desa Banjaragung, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, yang berlangsung dari Sabtu hingga Minggu (18/5/2019). Terdapat 4 materi yang disampaikan dalam acara ini, diantaranya : Etika bersosmed, bahaya lisan, adab bergaul dengan berbagai golongan, dan the history of Islamic nusantara.

Bapak Moh. Afif selaku Kepala Desa Banjaragung membuka sesi materi pertama dan kedua yakni etika bersosmed dan bahaya lisan. Beliau menyampaikan bahwasanya ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan media sosial. “dalam menyebarkan informasi, hendaknya kita harus berhati-hati dalam bersosial media. Jangan sampai informasi yang disampaiakan menimbulkan hoaks”. Adanya undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) perlu diketahui agar lebih berhati-hati dalam penggunaan media sosial agar tak terjerarat hukum.

Selanjutnya di materi mengenai bahaya lisan, ada beberapa hal penting perlu kita perhatikan dalam menjaga lisan “hendaknya pembicaraan kita selalu diarahkan ke dalam kebaikan dan tidak membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi diri kita maupun orang lain yang akan mendengarkan” pungkas Bapak Afif yang juga selaku bendahara PCNU Kab. Mojokerto.

Ketua PAC IPNU Puri, Fahmi Aldien Assidiqiya mengatakan bahwa acara ini diprakarsai oleh oleh departemen Jaringan pesantren dan sosial kemasyarakatan yang bertema Sharing sarung millennial. “Harapan kami kegiatan ini dapat terselenggara secara berkelanjutan selama bulan ramadhan yang akan datang”, ungkap Fahmi.

Di materi ketiga dan keempat diisi oleh Gus Kamal Rifki, Lc mengenai adab bergaul dengan berbagai golongan. “bahwasanya berlaku tawadhu’ (merendahkan diri) kepada sesama muslim lain hendaknya harus diperhatikan. Jangan sampai menyombongkan diri terhadap orang sekitarnya dan jangan sampai menyinggung perasaan muslim lain sehingga tidak menimbulkan perpecahan, Terang Gus kamal Rifki

Gus kamal rifki Alumnus Al Azhar Mesir ini juga menyampaikan bahwa islam nusantara ini masuk ke negeri dengan jalan damai sesuai dengan misi islam sebagai agama rahmatan lil alamin. “Adapun strategi penyebaran Islam di Nusantara dilakukan melalui jalur perdagangan, dakwah, perkawinan, pendidikan, dan islamisasi kultural. Tokoh yang merupakan sentra penyebaran Islam di Nusantara ialah para ulama dan raja/sultan. Di tanah Jawa, ulama penyebar Islam tergabung dalam wadah Wali Songo”. Tutup Gus Kamal.

Nanda Bagus sebagai Peserta Smart Camp Ramadhan menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan Smart Camp Ramadhan ini
sangat berkesan bagi saya, Materinya dikemas dengan sangat menarik sehingga sangat cocok untuk kalangan pemuda millenial terutama untuk Kader IPNU IPPNU”, Jelas Nanda. (SYAIFUL ALFUAT)

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

10000875
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1194
16706
125430
9661236
406350
536904
10000875
Your IP: 34.236.38.146
2019-08-25 01:47