LINTASJATIM.com, Blitar – Objek wisata Sumur Amber di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menjadi magnet bagi wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kolam renang yang memanfaatkan sumber mata air alami ini ramai dikunjungi ribuan pelancong dari berbagai daerah.
Lonjakan jumlah pengunjung terlihat signifikan dibanding hari biasa. Selama libur akhir tahun, rata-rata kunjungan mencapai sekitar 3.000 orang per hari, meningkat tajam dari periode sebelumnya yang hanya berkisar 2.000 hingga 2.500 wisatawan.
Dikutip dari detikJatim.com, pengelola Sumur Amber, Amarulloh Abas, mengatakan peningkatan kunjungan ini dipicu oleh libur panjang yang bertepatan dengan libur sekolah dan Nataru.
“Alhamdulillah ada kenaikan cukup besar. Saat liburan kali ini, pengunjung bisa tembus 3.000 orang per hari, bahkan pernah mencapai 3.500 orang,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Blitar, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Kediri, Tulungagung, hingga Surabaya menjadi daerah asal pengunjung terbanyak, bahkan ada pula wisatawan dari luar pulau.
“Pengunjungnya beragam, ada yang dari Kediri, Tulungagung, Surabaya, sampai Kalimantan. Untuk tiket masuk masih terjangkau, cukup Rp5.000 per orang,” kata Abas.
Sumur Amber sendiri dikenal sebagai wisata buatan yang mengandalkan sumber air alami. Konsep kolam renang dirancang menyatu dengan alam, tanpa penggunaan keramik atau marmer, sehingga memberikan nuansa alami bagi pengunjung.
Menurut Abas, sumber air tersebut awalnya dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi pertanian. Seiring waktu, potensi itu dikembangkan menjadi destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Selain untuk irigasi, sekarang juga dimanfaatkan sebagai wisata. Harapannya bisa mendukung perekonomian desa dan meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.






