LINTASJATIM.com, Pacitan – Sebuah mobil milik warga Desa Penggung, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, hangus terbakar saat hendak digunakan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, Minggu (15/3/2026) siang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Mobil jenis Suzuki Futura bernomor polisi AD 8579 WR yang dikemudikan Kensky Saputro (19) terbakar sekitar pukul 13.30 WIB di RT 01 RW 01 Dusun Petunggero Bawah. Saat kejadian, korban diketahui hendak menuju Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Dikutip dari detikJatim.com, Kapolsek Nawangan Iptu Yuyun Krisdiantoro mengatakan, korban sempat berangkat dari rumah sekitar pukul 13.20 WIB sebelum insiden terjadi di perjalanan.
“Korban berangkat dari rumah sekitar pukul 13.20 WIB,” ujar Yuyun, Minggu (15/3/2026).
Saat kendaraan melaju, tiba-tiba muncul percikan api dari mobil yang kemudian dengan cepat membesar. Melihat kondisi tersebut, pengemudi langsung keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.
“Korban langsung keluar dari kendaraan ketika melihat api mulai membesar sehingga berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
Api dengan cepat melalap seluruh bagian kendaraan hingga hangus dalam waktu singkat. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 14.30 WIB.
Petugas Polsek Nawangan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pendataan.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materi sekitar Rp30 juta. Selain kendaraan, sejumlah barang di dalam mobil juga ikut terbakar, termasuk identitas diri dan dokumen kendaraan.
“Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp30 juta. Selain kendaraan, beberapa barang di dalam mobil termasuk identitas korban dan dokumen kendaraan juga ikut terbakar,” ungkap Yuyun.
Polisi juga telah mengamankan sisa kendaraan sebagai barang bukti, berupa bodi mobil yang hangus beserta velg dan sisa ban.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada sistem kelistrikan mobil.
“Diduga dipicu korsleting listrik pada kendaraan,” pungkas Yuyun.





