Rekayasa Lalin Baru Diuji Coba di Dua Jalan Kota Kediri

Rute rekayasa lalin di Kota Kediri. Sumber foto: www.detik.com
Rute rekayasa lalin di Kota Kediri. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Kediri – Pemerintah Kota Kediri mulai menerapkan uji coba pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama guna mengurangi kepadatan kendaraan. Kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai Rabu (4/2/2026) pukul 08.00 WIB, dengan fokus di Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Kombes Pol Duryat.

Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki arus kendaraan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada jam-jam padat.

Bacaan Lainnya

“Kami mencoba skema baru untuk memberikan pilihan jalur sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas tertentu,” ujar Arief, Selasa (3/2/2026).

Dalam skema tersebut, Jalan Brigjen Katamso yang sebelumnya satu arah akan diuji coba menjadi dua arah. Namun, arus kendaraan dari barat ke timur hanya diperbolehkan untuk sepeda motor dan mobil pribadi, sedangkan kendaraan besar seperti bus dan truk dilarang melintas.

Sementara itu, arus dari timur ke barat tetap seperti sebelumnya dan masih dapat dilalui seluruh jenis kendaraan. Selain itu, kendaraan berat seperti truk gandeng, tronton, dan trailer juga tidak diperkenankan melintas di Jalan PB Sudirman.

“Truk dari Brigjen Katamso diarahkan lurus ke barat, sedangkan yang menuju Surabaya kami minta melalui Terminal Tamanan,” jelas Arief.

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Jalan Pattimura yang selama ini sering mengalami penumpukan kendaraan, terutama pada siang hari.

Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di Jalan Kombes Pol Duryat dengan pengaturan penggunaan lajur kanan.

Pengendara dari arah utara atau Jalan Hasanuddin yang menuju Jalan Kombes Pol Duryat maupun RS Bhayangkara Kediri diarahkan menggunakan sisi barat jalan. Sementara arus dari selatan dialihkan ke sisi timur hingga Simpang Hayam Wuruk.

“Pengaturan ini kami terapkan untuk mengurangi perpotongan arus kendaraan yang sering terjadi di Simpang Hayam Wuruk,” ungkap Arief.

Uji coba manajemen lalu lintas ini direncanakan berlangsung selama dua pekan dan akan dievaluasi setiap pekan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyesuaian kebijakan sesuai kondisi lapangan.

Untuk mendukung pelaksanaan uji coba, Dishub Kota Kediri bekerja sama dengan Satlantas Polres Kediri Kota dengan menurunkan 12 personel di titik-titik strategis.

“Petugas akan melakukan pengamanan dan sosialisasi dalam dua shift hingga pukul 19.00 WIB. Khusus akhir pekan, penjagaan bisa diperpanjang sampai pukul 20.00 WIB,” pungkasnya.

Pos terkait