Reli Mobil Klasik Angkat Pesona Kota Kediri

Walikota Kediri, Vinanda Prameswati mengikuti rally mobil klasik untuk mempromosikan sejarah dan wisara Kota Kediri. Sumber foto: www.detik.com
Walikota Kediri, Vinanda Prameswati mengikuti rally mobil klasik untuk mempromosikan sejarah dan wisara Kota Kediri. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Kediri – Kota Kediri menjadi pusat perhatian para pecinta otomotif lawas lewat kegiatan Rally Wisata Mobil Kuno yang digelar Perkumpulan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Pengurus Provinsi Jawa Timur Koordinator Wilayah Kediri, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi sarana promosi sejarah dan pariwisata daerah.

Bacaan Lainnya

Puluhan mobil klasik dari berbagai era tampak ambil bagian dalam reli tersebut. Dengan titik awal di kawasan Goa Selomangleng, rombongan peserta menyusuri sejumlah ruas dan destinasi ikonik Kota Kediri, menarik perhatian warga sekaligus mengenalkan kekayaan wisata lokal.

Dikutip dari detikJatim.com, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta. Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu menilai kehadiran komunitas mobil kuno memberi warna tersendiri bagi Kota Kediri.

“Ini momentum yang bagus bagi peserta untuk lebih mengenal Kota Kediri, baik sejarahnya, budayanya, maupun kulinernya,” ujar Vinanda Prameswati, Minggu (18/1/2026).

Ia menambahkan, reli mobil kuno bukan sekadar ajang pamer kendaraan, melainkan juga wadah edukasi sejarah. Menurutnya, mobil-mobil klasik yang ditampilkan memiliki nilai historis yang tinggi.

“Saya melihat langsung ada mobil produksi tahun 1938 hingga keluaran terbaru. Bahkan ada kendaraan yang kabarnya hanya satu di Indonesia. Ini tentu menjadi kekayaan sejarah yang luar biasa,” ungkapnya.

Vinanda juga mengapresiasi keterbukaan PPMKI sebagai komunitas yang tidak terbatas pada pemilik mobil kuno. Menurutnya, masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian sejarah otomotif juga dapat terlibat.

“Komunitas ini diharapkan tidak hanya merawat kendaraan, tetapi juga mengedukasi masyarakat dan memperkenalkan sejarah mobil klasik kepada generasi muda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mbak Wali menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi Kota Kediri, terutama dalam memperkuat jejaring antardaerah. Peserta reli diketahui datang dari berbagai kota, seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, hingga Bandung.

“Kegiatan seperti ini mampu mempererat kebersamaan lintas daerah dan lintas generasi. Selain itu, juga mendorong geliat ekonomi serta pariwisata Kota Kediri,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Kapolres Kediri Kota AKBP Edi Herwiyanto, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo, Ketua PPMKI Pengprov Jawa Timur Tjahjana Budiman, serta Ketua PPMKI Korwil Kota Kediri H. Farid Fauzi.

Pos terkait