Warga Masuk Islam, NU Senden Trenggalek Sebut Berangkat dari HidayahNya

Ikrar masuk agama Islam warga Kampak Trenggalek. (Jazuli)
Ikrar masuk agama Islam warga Kampak Trenggalek. (Jazuli)

LINTASJATIM.com, Trenggalek – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, seorang warga Desa Senden secara resmi menyatakan diri masuk Islam (mualaf) setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Warga tersebut adalah Sudirjo Atmojoyo, pria yang berdomisili di lingkungan RT 11, Desa Senden. Sudirjo yang sebelumnya memeluk agama Kristen, menyatakan bahwa keputusannya untuk berpindah keyakinan dilakukan secara sadar dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Bacaan Lainnya

Prosesi ikrar syahadat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kampak, Ibnu Mundzir. Dalam momen sakral ini, Sudirjo didampingi oleh istrinya, Titin Sunartin, serta dua orang saksi.

Sejumlah tokoh dan pihak terkait turut hadir menyaksikan prosesi tersebut, di antaranya Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Senden, Imam Mujtahid, pegawai KUA Kampak, Zainul Fuad, serta perwakilan keluarga, Suparji.

Ketua PRNU Desa Senden, Imam Mujtahid, menyampaikan rasa syukurnya atas keputusan Sudirjo. Menurutnya, peristiwa ini merupakan bukti nyata turunnya petunjuk dari Tuhan, terlebih terjadi tepat pada hari ke-7 bulan Ramadhan.

“Bapak Sudirjo Atmojoyo ini betul-betul mendapat hidayah dari Allah SWT. Tanpa hidayah, tidak mungkin beliau masuk Islam,” ujar Imam Mujtahid, Kamis (26/2/2026).

Bapak dua anak ini menambahkan bahwa momentum Ramadhan memberikan nilai spiritual tersendiri bagi siapa pun yang ingin memperbaiki diri. Ia meyakini bahwa langkah yang diambil Sudirjo akan membawa kebaikan yang berlipat ganda.

“Apalagi ini di bulan Ramadhan, saya yakin Bapak Atmojoyo akan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” lanjutnya.

Selain bertindak sebagai saksi, Imam Mujtahid juga menaruh harapan besar agar Sudirjo dapat mendalami ajaran Islam secara konsisten.

Ia menyatakan pihak lingkungan dan tokoh agama setempat akan memberikan dukungan moral bagi perjalanan spiritual Sudirjo ke depan. Mujtahid berharap agar Sudirjo dapat menjalankan syariat Islam dengan baik sehingga menjadi pribadi yang bertakwa di sisi Tuhan.

“Semoga beliau bisa menjalankan syariat-syariat Islam dengan baik, sehingga menjadi orang yang bertakwa di sisi Allah SWT. Amin,” pungkasnya.

Hingga prosesi berakhir, suasana di KUA Kampak terpantau khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Sudirjo kini resmi memulai lembaran barunya sebagai seorang Muslim di tengah komunitas masyarakat Desa Senden. (Jazuli)

Pos terkait