PC IPPNU Sidoarjo Borong Penghargaan di IPPNU Jatim Award 2026

PC IPPNU Sidoarjo Borong Prestasi di IPPNU Jawa Timur Award 2026.
PC IPPNU Sidoarjo Borong Prestasi di IPPNU Jawa Timur Award 2026.

LINTASJATIM.com, Sidoarjo – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sidoarjo menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang IPPNU Jawa Timur Award 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan Konferensi Wilayah (Konferwil) PW IPPNU Jawa Timur yang digelar di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Jumat (6/2/2026) sampai Sabtu (7/2/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut, PC IPPNU Sidoarjo berhasil meraih sejumlah penghargaan, yakni Juara 2 Program Inovasi Cabang, Juara 3 Inovasi Keterpelajaran melalui PK IPPNU SMK Islam Krembung, Juara Harapan 2 Korps Pelajar Putri (KPP), Juara Harapan 2 Database Anggota Terbanyak, serta Juara Harapan 1 Penerbitan E-KTA Terbanyak.

Ketua PC IPPNU Sidoarjo, Alya Putri Afifathul Husna, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh rekanita IPPNU Sidoarjo di berbagai tingkatan kepemimpinan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian ini. Prestasi yang diraih bukan semata keberhasilan pengurus PC, tetapi buah kerja bersama seluruh rekanita Sidoarjo, mulai dari PR, PAC, PK, PKPT, hingga PC. Ini membuktikan bahwa kebersamaan, keikhlasan, dan konsistensi dalam berproses benar-benar membuahkan hasil,” ujar Alya kepada LINTASJATIM.com, Senin (9/2/2026).

Alya menegaskan bahwa prestasi tersebut bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus belajar dan melakukan perbaikan. Capaian ini juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri kader serta memperkuat budaya kerja organisasi yang berbasis inovasi dan kebermanfaatan.

Salah satu program unggulan yang mengantarkan PC IPPNU Sidoarjo meraih penghargaan Program Inovasi Cabang adalah EDUVERSE (Education Universe): The Next Step for Create Golden Generation. Program ini menjadi grand design gerak organisasi yang menaungi seluruh program PC IPNU-IPPNU Sidoarjo.

Alumni Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tersebut menjelaskan, Eduverse lahir dari kesadaran bahwa pelajar saat ini menghadapi tantangan globalisasi, digitalisasi, serta perubahan sosial yang cepat.

Melalui Eduverse, IPNU-IPPNU dihadirkan sebagai ‘sekolah kedua’ bagi pelajar NU untuk mendorong pengembangan akademik, spiritual, sosial, dan keterampilan praktis.

Eduverse diwujudkan melalui lima program inti, yakni Del’s University sebagai sekolah kedua pengembangan potensi kader, KLASTER (Kelas Seni Terbuka) sebagai ruang ekspresi seni pelajar, DIGIDANTA (Digital Administrasi) untuk transformasi tata kelola organisasi berbasis digital, Riyadhul Ummah sebagai penguatan amaliah Aswaja dan spiritualitas, serta Advokasi Pelajar untuk pendampingan dan perlindungan hak-hak pelajar.

Untuk menjaga keberlanjutan program, PC IPPNU Sidoarjo menjadikan Eduverse sebagai arah gerak organisasi jangka panjang melalui integrasi antar-departemen, evaluasi berbasis data, penguatan regenerasi kader, serta adaptasi inovasi yang tetap berlandaskan nilai Aswaja dan khidmah ke-NU-an.

Dalam penguatan basis keterpelajaran, PC IPPNU Sidoarjo juga memberikan ruang kreatif bagi pimpinan komisariat (PK) agar dapat berinovasi sesuai konteks masing-masing sekolah. PC berperan sebagai fasilitator, sementara PAC menjadi pendamping langsung PK di wilayahnya.

Capaian di bidang database dan penerbitan E-KTA dinilai sebagai bukti keseriusan PC IPPNU Sidoarjo dalam membangun tata kelola organisasi yang modern dan profesional. Pendataan dilakukan secara sistematis, berjenjang, dan terintegrasi.

“Digitalisasi adalah keniscayaan. E-KTA bukan sekadar kartu anggota, tetapi simbol modernisasi organisasi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien,” tambah Alya.

Menutup pernyataannya, Alya menegaskan bahwa keberhasilan PC IPPNU Sidoarjo bertumpu pada soliditas, keikhlasan, dan semangat bertumbuh seluruh rekanita.

“Kami sadar masih banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi semangat rekanita Sidoarjo untuk terus belajar dan berkhidmah tidak pernah padam,” pungkasnya.

Pos terkait