LINTASJATIM.com, Nganjuk – Pondok Pesantren Anwarul Fatah Indonesia di Dusun Jatisari, Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, menggelar pelatihan potong rambut bagi para santri, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipandu Coach Ahmad Bahrudin. Para santri mendapatkan materi sekaligus praktik secara langsung, mulai dari pengenalan alat cukur, teknik dasar memotong rambut, hingga cara mencukur dengan rapi dan benar.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pesantren membekali santri dengan keterampilan praktis dan mendorong kemandirian. Keterampilan potong rambut diharapkan dapat menjadi modal bagi santri untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Pengasuh Ponpes Anwarul Fatah Indonesia, Gus Anwar, mengatakan santri tidak cukup hanya dibekali ilmu agama. Menurutnya, keterampilan juga diperlukan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Santri tidak cukup hanya dibekali ilmu agama. Santri juga perlu memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri. Salah satunya melalui pelatihan potong rambut ini,” ujarnya.
Menurut Gus Anwar, keterampilan potong rambut dapat menumbuhkan kemandirian, kreativitas, sekaligus jiwa kewirausahaan santri.
Dengan bekal tersebut, santri diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Selama kegiatan berlangsung, para santri terlihat antusias mengikuti materi dan praktik. Mereka mendapat pendampingan langsung dari Coach Ahmad Bahrudin untuk memahami teknik potong rambut secara tepat.
Melalui pelatihan keterampilan tersebut, Ponpes Anwarul Fatah Indonesia berkomitmen mencetak santri yang tidak hanya berilmu dan berakhlak karimah, tetapi juga mandiri, terampil, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.





