LINTASJATIM.com, Tulungagung – Konferensi Cabang (Konfercab) XV Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tulungagung berjalan riang gembira. Agenda 4 tahunan tersebut untuk melahirkan pemimpin sesuai dengan cita-cita organisasi dan keinginan kader-kader.
Ketua Pelaksana Konfercab XV PC GP Ansor Tulungagung, Muhammad Ihsan Mukhlason mengatakan mengambil Konfercab ini mengambil tema ‘Ansor Tulungagung Talk and Moves’. Ia bersyukur rangkaian demi rangkaian berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah sahabat-sahabat semuanya dari jajaran pimpinan cabang pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting riang gembira senang konferensi saat ini,” ujar Muhammad Ihsan Mukhlason, Ahad (7/12/2025).
Pria yang di periode ini mengemban amanah Ketua LBH GP Ansor Tulungagung menaruh harapan besar akan lahir pemimpin masa depan. Siap menerima usulan dan mengakomodir kader-kader Ansor yang beragam latar belakang.
“Melalui Konfercab ini akan menemukan pimpinan yang bisa mendekati kemauan atau cita-cita dari para kader GP Ansor,”
Mukhlason usai seremonial pembukaan undangan umum menjelaskan sudah masuk pleno ketiga. Kemudian domisioner kepengurusan sebelumnya, lalu, akan ada pleno 4 yaitu pemilihan.
“Untuk proses pemilihan sendiri jumlah calon Saya tadi melihat kira-kira hanya satu usulan satu mengerucut 1 nama. Makanya riang gembira,” selorohnya.
Dikatakannya melihat antusiasme dari seluruh seluruh ranting hampir semuanya bisa hadir dalam Konfercab yang berada di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung.
“Hanya beberapa tadi yang diwakili sesuai dengan mandat,” pungkasnya.
Sementara, Ketua GP Ansor Tulungagung 2021-2025, Muhammad Sukur menerangkan rasa syukur pada saat ini kita sudah genap 4 tahun sesuai dengan massa khidmat. Ia mengaku beberapa hal yang sudah dilakukan memang menjalankan apa yang sudah menjadi visi misi organisasi.
Termasuk menjalankan apa yang menjadi visi misi dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Sukur mengaku yang menarik di organisasi yaitu yang mampu dan bisa menjawab kebutuhan anggota.
“Organisasi yang menarik adalah yang mampu dan bisa menjawab kebutuhan kadernya kebutuhan itu apa? Yang pertama adalah kebutuhan intelektual. Alhamdulillah di gerakan Pemuda ansor. Setiap kegiatan banyak kemudian nuansa intelektualnya,” ulas Sukur.
Sukur melanjutkan intelektualitas Ansor mulai dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Pendidikan Latihan Kepemimpinan Dasar (Diklatsar) hingga Pendidikan Kader Lanjut (PKL) serta pengkaderan lainnya baik di Banser maupun MDS-RA.
“Termasuk Kegiatan diskusi kajian talk show sudah kita lakukan. itu semuanya orientasinya adalah dalam rangka untuk Bagaimana anggota kader gerakan Pemuda ansor bisa semakin tambah pintar dan semakin cerdas,” bebernya.
Pria yang saat ini menjabat Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur ini melanjutkan kedua terkait dengan masalah kebutuhan religiusitas. Hal itu sudah dijalankan oleh MDS-RA di berbagai tingkatan, meskipun dikemas dengan berbeda.
Ketiga, menurut Sukur adalah tentang jaringan yang luar biasa dari ranting sampai pimpinan pusat. Dengan banyaknya kader yang menempati pos-pos strategis membuat banyak kesempatan peluang untuk berkhidmat melayani masyarakat.
“Alhamdulillah banyak kader Ansor menempati pos-pos penting pos-pos strategis. Mulai dari kepala desa perangkat desa, camat, kepala dinas termasuk kemudian anggota dewan, bupati, walikota. Itu adalah merupakan sebuah keberkahan organisasi,” pungkasnya. (jaz)






