TPQ Nur Jannah Gelar Khataman Qira’ati ke-19 Tingkat Kecamatan Krian

Khataman Metode Qira’ati ke-19 TPQ Nur Jannah.
Khataman Metode Qira’ati ke-19 TPQ Nur Jannah.

LINTASJATIM.com, Sidoarjo – TPQ Nur Jannah menggelar Khataman Metode Qira’ati ke-19 tingkat Kecamatan Krian pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membiasakan hafalan sejak usia dini kepada generasi muda.

Acara yang berlangsung di halaman TPQ Nur Jannah tersebut diikuti sekitar 200 tamu undangan. Mereka terdiri atas 20 peserta khataman, wali santri kelas khataman, wali santri calon peserta khataman, keluarga peserta, Koordinator Kecamatan (Korcam) Krian–Balongbendo, serta para ustadzah.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan imtihan yang meliputi pembacaan surat-surat pendek, materi gharib, dan tajwid. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, penyerahan ijazah, mushofahah, serta ditutup dengan doa bersama.

TPQ Nur Jannah diketahui secara rutin menyelenggarakan khataman metode Qira’ati sejak berdiri pada 2010. Kegiatan ini dilaksanakan setelah santri dinyatakan lulus ujian tingkat lembaga, kecamatan, hingga kabupaten sebagai tahap akhir proses pembelajaran.

Kepala TPQ Nur Jannah, Ustadzah Khoir, dalam sambutannya menegaskan bahwa santri tetap harus melanjutkan pembelajaran Al-Qur’an meskipun telah mengikuti khataman.

Menurutnya, kesinambungan belajar sangat penting agar proses pendidikan di TPQ berjalan optimal. Ia juga menekankan peran orang tua dalam mendampingi anak-anak agar terus mencintai Al-Qur’an.

Sementara itu, Koordinator Pendidikan Al-Qur’an Metode Qira’ati Kecamatan Krian, Ustadz Abid, menyoroti pentingnya perhatian terhadap pola makan anak dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan menghafal dan daya ingat yang baik.

“Jika ingin membentuk generasi yang baik, mudah menghafal, dan memiliki daya ingat yang kuat, maka perlu diperhatikan pola makan anak. Sebisa mungkin hindari pemberian makanan instan secara berlebihan karena dapat memengaruhi kesehatan dan kemampuan menghafal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan wali santri yang mengapresiasi metode pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Nur Jannah. Menurutnya, metode Qira’ati dinilai efektif membantu anak-anak membaca Al-Qur’an dengan lancar sekaligus menghafal materi pembelajaran.

“Metode pembelajaran ini sangat membantu anak-anak generasi alfa dalam membaca Al-Qur’an dengan lancar serta menghafal seluruh materi yang diajarkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan khataman ini, TPQ Nur Jannah berharap dapat memotivasi santri untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, sekaligus mendorong sinergi antara orang tua dan lembaga dalam pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. (*)

Pos terkait