KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Situasi ketika KM Mutiara Sentosa 2 rute Tanjung Perak-Makassar terbakar. Sumber foto: www.detik.com
Situasi ketika KM Mutiara Sentosa 2 rute Tanjung Perak-Makassar terbakar. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Sumenep – Upaya penyelamatan ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 terus dilakukan setelah kapal penumpang milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu terbakar di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). Sebanyak 232 penumpang dan 181 kendaraan tercatat berada di atas kapal saat insiden terjadi.

Dikutip dari detikJatim.com, berdasarkan laporan situasi (Sitrep) H.1 Kantor SAR Surabaya dan informasi Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur, kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ketika kapal sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Makassar.

Bacaan Lainnya

Sebelum komunikasi terputus, nakhoda sempat menghubungi pihak perusahaan untuk melaporkan kondisi darurat akibat kebakaran yang terjadi di atas kapal.

Sekitar pukul 08.24 WIB, Kantor SAR Surabaya menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak mengenai kapal yang terbakar di perairan utara Madura. Selang satu menit, PT ALP juga menghubungi SAR untuk mengonfirmasi kondisi darurat tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan Syahbandar dan Pos SAR Sumenep guna memastikan posisi kapal. Hasil koordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget menunjukkan KMP Mutiara Sentosa 2 berada di koordinat sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.

Saat itu kondisi kapal dilaporkan mengalami kebakaran hebat. Para penumpang terlihat berkumpul di anjungan dan haluan kapal sambil mengenakan jaket pelampung menunggu proses evakuasi.

Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi tidak dapat merapat karena mengangkut muatan yang mudah terbakar. Proses penyelamatan kemudian diambil alih kapal tunda TB Hasnur 26 yang mendekati lokasi kejadian.

Kantor SAR Surabaya selanjutnya mengerahkan KN SAR 249 Permadi, sementara Pos SAR Sumenep mengirimkan RIB 01 menuju lokasi untuk memperkuat operasi penyelamatan.

Kepanikan sempat terjadi sekitar pukul 10.20 WIB ketika sejumlah penumpang memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka berhasil dievakuasi oleh TB Hasnur 26 bersama kapal British Mentor. Sedikitnya empat kapal niaga dan kapal tunda turut membantu proses evakuasi di lokasi.

Selain itu, koordinat darurat juga disebarkan kepada kapal-kapal yang melintas. KM Mutiara Ferindo 1 yang sedang berlayar menuju Banyuwangi langsung mengubah haluan untuk memberikan bantuan penyelamatan.

Direktorat Polairud Polda Jatim juga mengirim personel ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan.

Kasi Intel Air Polda Jatim Kompol Riyanto mengatakan manifest sementara mencatat terdapat 232 penumpang, terdiri atas 219 sopir dan kernet serta 13 penumpang dewasa tanpa anak maupun bayi.

“Total penumpang sebanyak 232 jiwa dengan muatan kendaraan mencapai 181 unit,” ujar Kompol Riyanto berdasarkan data manifest resmi.

Adapun kendaraan yang diangkut meliputi 15 sepeda motor, 25 mobil kecil, enam truk sedang, 103 truk besar, 31 tronton, dan satu unit alat berat.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi, penanganan korban, serta pengamanan jalur pelayaran masih berlangsung. Operasi tersebut melibatkan tim SAR gabungan, Syahbandar, Pos SAR Sumenep, dan Ditpolairud Polda Jawa Timur.

Pos terkait