MI Nurul Huda Babadan Gelar Lomba Cerdas Cermat Peringati Isra Mi’raj

Perlombaan cerdas cermat dalam rangka memperingati isra' mi'raj di MI Nurul Huda.
Perlombaan cerdas cermat dalam rangka memperingati isra' mi'raj di MI Nurul Huda.

LINTASJATIM.com, Malang – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, menggelar lomba cerdas cermat dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di aula madrasah dengan diikuti perwakilan siswa dari masing-masing kelas.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi, suasana aula MI Nurul Huda tampak berbeda dari biasanya. Ruangan dihias sederhana dengan nuansa Islami, dilengkapi spanduk bertema peringatan Isra Mi’raj.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memaknai Isra Mi’raj tidak hanya secara seremonial, tetapi juga edukatif dan inspiratif.

Kepala MI Nurul Huda menyampaikan bahwa lomba cerdas cermat dipilih sebagai sarana menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan yang menyenangkan.

Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ilmu pengetahuan dan ajaran Islam sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun suasana belajar yang aktif, kreatif, dan religius, sehingga siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual,” ujarnya.

Lomba diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari setiap kelas. Mereka diuji pemahamannya terkait materi Isra Mi’raj, akidah, akhlak, fikih dasar, serta pengetahuan umum yang relevan dengan pendidikan dasar.

Suasana lomba berlangsung kompetitif namun tetap sportif, dengan dukungan penuh dari guru, siswa, dan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Ibnu Sina yang turut membantu kelancaran acara.

Selain mengasah kemampuan akademik, lomba ini juga melatih keberanian, kerja sama tim, dan kepercayaan diri peserta didik. Para guru dan dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan transparan, serta menyelipkan pesan-pesan motivasi di sela-sela perlombaan.

Antusiasme peserta dan penonton tampak tinggi hingga akhir kegiatan. Pengumuman pemenang disambut meriah, namun madrasah menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah proses belajar dan pembentukan karakter, bukan semata-mata meraih juara.

Melalui lomba cerdas cermat ini, MI Nurul Huda berharap nilai-nilai Isra Mi’raj, khususnya pentingnya shalat sebagai tiang agama, dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan agama dapat dikemas secara menarik, bermakna, dan membangun karakter generasi muda.

Pos terkait