Fun Futsal Jadi Penutup Akhir Tahun 2025 Ansor-IPNU Karanganom Trenggalek

Suasana fun futsal Ansor-IPNU Karanganom di Asatu. (jaz)
Suasana fun futsal Ansor-IPNU Karanganom di Asatu. (jaz)

LINTASJATIM.com, Trenggalek – Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karanganom, Durenan, Trenggalek bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sukses helat kegiatan Fun Futsal di penghujung tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan mempersatukan organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama, khususnya di Desa Karanganom. Bertempat di Asatu Futsal Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang Tulungagung berjalan lancar.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua III GP Ansor Karanganom, M Fahrurrozi Ridzuan, mengungkapkan bahwa agenda ini dirancang sebagai sarana konsolidasi organisasi agar komunikasi antaranggota semakin solid menjelang tahun 2026.

“Tujuannya untuk mempersatukan organisasi pemuda, khususnya yang ada di Pimpinan Ranting Karanganom, baik Ansor maupun IPNU-IPPNU. Kami melaksanakan Fun Futsal di akhir tahun agar di tahun 2026 silaturahminya jauh lebih baik lagi,” ujar Fahrurrozi, Senin (29/12/2025).

Pemilihan olahraga futsal bukan tanpa alasan. Menurut Fahrurrozi, olahraga ini dipilih karena memiliki daya tarik yang besar bagi seluruh anggota. Selain itu, futsal dinilai efektif dalam membangun kerja sama tim dan kebersamaan secara langsung di lapangan.

Ia menambahkan bahwa seluruh pengurus ingin memastikan setiap anggota dari berbagai tingkatan organisasi bisa ikut andil dan berperan aktif. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 25 orang perwakilan dari Ansor dan IPNU turut berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan tersebut.

Fahrur berharap, memasuki tahun 2026, organisasi kepemudaan di Desa Karanganom dapat meningkatkan rasa kebersamaan. Sehingga Banom NU ini bisa memberikan kebermanfaatan baik kepada anggota maupun masyarakat sekitar.

“Harapannya, organisasi di Ranting Karanganom ini bisa menambah kebersamaannya, termasuk memberikan kemaslahatan dan mewujudkan organisasi yang lebih baik,” tuturnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana pertandingan berlangsung gayeng atau penuh keceriaan. Meski laga hanya berlangsung selama satu jam, intensitas permainan tetap tinggi dengan banyaknya gol yang tercipta.

Kendati tampak kelelahan karena semangat yang meluap, para peserta mengaku puas dengan agenda penutup tahun tersebut. (jaz/red)

Pos terkait