Empat Kapal Bawa Korban Selamat KM Mutiara Sentosa 2 ke Surabaya

Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo menjelaskan soal kapal yang akan membawa korban KM Mutiara Sentosa 2. Sumber foto: www.detik.com
Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo menjelaskan soal kapal yang akan membawa korban KM Mutiara Sentosa 2. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Proses evakuasi korban selamat kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 terus berlangsung. Sebanyak empat kapal dijadwalkan membawa para penyintas menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan diperkirakan tiba pada Minggu (2/8/2026) malam hingga Senin (3/8/2026) dini hari.

Dikutip dari detikJatim.com, Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan seluruh kapal yang mengangkut korban akan bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara.

Bacaan Lainnya

“Empat (kapal). Informasi yang kami dapatkan empat, rencana nanti jam 23.00 WIB sampai jam 01.00 WIB itu sandar di Perak,” ujar Purwanto kepada awak media, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, tidak seluruh korban dibawa ke Surabaya. Sebagian lainnya masih dievakuasi menuju Sumenep, sementara armada Basarnas tetap berada di lokasi untuk melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan.

“Jadi ada yang di Sumenep. Terus ada Basarnas juga, kapalnya Basarnas. Jadi informasinya tadi Basarnas itu dapat info jam 09.00 pagi langsung berangkat ke TKP, ke titik koordinat kapal yang mengalami kebakaran itu. Langsung dievakuasi, tapi sampai sekarang tadi kami koordinasi dengan tim Basarnas belum ada info jam berapa balik ke sini,” jelasnya.

Mengantisipasi kedatangan para penyintas, Pelindo bersama sejumlah instansi telah menyiapkan berbagai kebutuhan di kawasan pelabuhan. Petugas disiagakan di dermaga, termasuk ambulans dan armada transportasi untuk membawa korban yang membutuhkan penanganan medis ke rumah sakit.

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 terjadi saat kapal Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Makassar. Kapal tersebut mengangkut 232 penumpang serta 181 unit kendaraan ketika insiden terjadi di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Laporan pertama mengenai kebakaran diterima Kantor SAR Surabaya pada Minggu pagi setelah komunikasi dengan nakhoda terputus. Saat tim penyelamat mencapai titik koordinat kejadian, kondisi kapal dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.

Sejumlah penumpang yang mengenakan jaket pelampung sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal. Dalam situasi darurat, beberapa di antaranya memilih melompat ke laut sebelum akhirnya berhasil diselamatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga kini, operasi SAR gabungan masih berlangsung di perairan Madura. Tim gabungan terus melakukan penyisiran, memastikan seluruh korban telah dievakuasi, sekaligus memberikan penanganan medis kepada para penyintas.

Pos terkait