LINTASJATIM.com, Tulungagung – Ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung mengikuti Apel Kesetiaan dan Pengukuhan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Tulungagung Masa Khidmat 2025–2029 di Lapangan Pasren Garuda Wates, Kecamatan Sumbergempol, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus penanda dimulainya kepengurusan baru Banser Tulungagung di bawah kepemimpinan Komandan Eko Wijianto sebagai Kepala Satkorcab Banser Tulungagung.
Apel pengukuhan turut dihadiri Wakil Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Wakasatkorwil) Banser Jawa Timur, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos., jajaran PCNU Tulungagung, Forkopimcam Sumbergempol, serta sejumlah badan otonom Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam sambutan perdananya usai dikukuhkan, Komandan Eko menegaskan pentingnya menjaga niat dan ketulusan dalam berkhidmah di Banser.
“Tolong niatnya ditata dengan baik. Menjadi Banser pastikan niatnya benar, semata-mata untuk berjuang dan berkhidmah membesarkan Banser di Tulungagung,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Ia mengingatkan bahwa Banser bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah perjuangan yang harus dijaga marwah dan nilai pengabdiannya.
“Jangan berani-berani khidmah ini digunakan untuk kepentingan pribadi. Ini organisasi yang harus dijaga kehormatannya,” tegasnya.
Selain menekankan loyalitas organisasi, Komandan Eko juga meminta seluruh kader Banser mampu hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pastikan apa yang sahabat lakukan memberikan manfaat untuk orang lain,” katanya.
Menurutnya, kepengurusan Satkorcab Banser Tulungagung periode 2025–2029 harus mampu menjadi organisasi yang solid, responsif, serta aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Banser Tulungagung diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pengawal ulama, penjaga nilai-nilai ke-NU-an, serta pelayan masyarakat yang humanis dan profesional.





