LINTASJATIM.com, Trenggalek – SMP Islam Kampak, Kabupaten Trenggalek, membuktikan bahwa sekolah yang berada jauh dari pusat kota mampu bersaing dan menorehkan prestasi di berbagai bidang.
Sebanyak 17 siswa SMP Islam Kampak berhasil meraih prestasi dalam ajang Perlombaan PHBN 2026 tingkat Kecamatan Kampak. Dari berbagai perlombaan tersebut, sekolah ini sukses membawa pulang 20 piala, termasuk dua medali dari kejuaraan pencak silat.
Kepala SMP Islam Kampak, Imam Mujtahid, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa dari sekolah yang kerap dianggap sebagai sekolah pinggiran juga mampu berkompetisi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah piala yang diraih, tetapi juga dari proses pembinaan, kerja keras guru pendamping, dan semangat para siswa.
“Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras anak-anak dan kesabaran para guru pembimbing. Kami tidak hanya mengejar piala, tetapi membentuk karakter,” ungkap Imam Mujtahid, Senin (7/9/2026).
Ia menuturkan, prestasi siswa diraih dari berbagai bidang, mulai dari keagamaan, seni dan kreativitas, hingga olahraga serta baris-berbaris.
Di bidang keagamaan dan seni tradisi, siswa SMP Islam Kampak meraih Juara 1 Putra dan Putri Lomba Tartil Al-Qur’an, Juara 1 Putri Lomba MTQ, serta Juara 2 Putra Lomba MTQ.
Selain itu, siswa meraih Juara 2 Putra dan Putri Lomba Kaligrafi, Juara 2 Putra Lomba Macapat, Juara Harapan 2 Putri Lomba Macapat, serta Juara Harapan 1 Lomba Mendongeng Bahasa Jawa.
Di bidang seni dan kreativitas, SMP Islam Kampak meraih Juara Harapan 1 Putra dan Putri Lomba Menyanyi Solo.
“Kemudian, Juara 3 Mayoret Lomba Drumband, Juara Harapan 1 Lomba Drumband, Juara 2 Lomba Pawai Budaya, serta Juara 2 Lomba Stand Ekspo,” paparnya.
Prestasi juga diraih dalam bidang olahraga dan baris-berbaris. Siswa SMP Islam Kampak masing-masing meraih Juara 3 Putra dan Putri Lomba Gerak Jalan.
“Dua medali lainnya diraih melalui kejuaraan pencak silat, yakni Juara 3 Kejuaraan Pencak Silat Universitas Bhinneka Tulungagung dan Juara 3 Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Trenggalek,” imbuhnya.
Imam mengatakan, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi sekolah untuk terus meningkatkan pembinaan dan mengembangkan potensi siswa.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata kerja keras Bapak dan Ibu pendamping serta semangat anak-anak SMP Islam Kampak,” katanya.
Ia berharap berbagai prestasi tersebut dapat mematahkan anggapan bahwa sekolah Islam hanya unggul dalam bidang keagamaan. Menurutnya, siswa SMP Islam Kampak mampu berkompetisi dalam berbagai bidang.
“Harapannya, prestasi ini menjadi motivasi bahwa dengan pembinaan yang konsisten, semangat, dan disiplin, siswa dari desa pun bisa bersaing dan menjadi juara di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (qil/red)





