LINTASJATIM.com, Tulungagung – BRI Tulungagung berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung untuk memperkuat tata kelola keuangan kelompok tani (poktan) melalui layanan perbankan formal.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pembukaan rekening bagi kelompok tani. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung dan mendapat sambutan dari Kepala Dinas Pertanian, Drs. Suyanto.
Branch Office Head BRI Tulungagung, Evand Erlangga, mengatakan BRI berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui layanan keuangan yang inklusif dan mudah diakses.
“BRI senantiasa hadir mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Melalui pembukaan rekening kelompok tani, kami berharap pengelolaan keuangan kelompok dapat dilakukan secara lebih baik, sekaligus memperluas akses para petani terhadap layanan keuangan formal yang aman, mudah, dan terpercaya,” ujar Evand Erlangga.
Menurutnya, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada kelompok tani mengenai pentingnya pemanfaatan rekening perbankan dalam mendukung pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
“Melalui pembukaan rekening kelompok tani, diharapkan proses pengelolaan dana maupun transaksi keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif dan aman,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Drs. Suyanto, mengapresiasi sinergi antara BRI dan Dinas Pertanian dalam memperkuat kelembagaan kelompok tani.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama BRI dalam memberikan edukasi sekaligus memfasilitasi pembukaan rekening bagi kelompok tani,” ungkap Suyanto.
Ia berharap langkah tersebut dapat membantu kelompok tani meningkatkan ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan. Selain itu, penggunaan rekening perbankan dinilai dapat meningkatkan transparansi serta kepercayaan dalam pengelolaan berbagai program pertanian.
Melalui kerja sama tersebut, BRI berharap semakin banyak kelompok tani memanfaatkan layanan perbankan sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi sekaligus memperluas akses terhadap ekosistem keuangan formal.
“Upaya ini sejalan dengan komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendukung pemberdayaan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting perekonomian daerah,” pungkasnya. (cha/red)






