300 Warga Nganjuk Siap ke Jakarta Dukung Program Prabowo

Aliansi Wong Nganjuk Bersatu Siap ke Jakarta, Suarakan Dukungan Program Pro-Rakyat Presiden Prabowo.
Aliansi Wong Nganjuk Bersatu Siap ke Jakarta, Suarakan Dukungan Program Pro-Rakyat Presiden Prabowo.

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Sekitar 300 warga Nganjuk yang tergabung dalam Aliansi Wong Nganjuk Bersatu menyatakan kesiapan berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus 2026. Mereka akan mengikuti aksi damai sekaligus menyampaikan aspirasi terkait program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Koordinator Aliansi Wong Nganjuk Bersatu, Ainul FR, mengatakan aliansi tersebut terdiri atas masyarakat dari berbagai latar belakang dan profesi. Mereka tergabung atas kepedulian terhadap keberlanjutan sejumlah program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Aliansi Wong Nganjuk Bersatu ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Ada petani, tukang becak, pedagang pasar, pelaku UMKM, buruh, pekerja, pemuda, hingga masyarakat umum. Kami datang bukan karena kepentingan kelompok tertentu, tetapi membawa semangat dan aspirasi masyarakat Nganjuk,” ujar Ainul.

Menurut Ainul, keberagaman anggota menjadi kekuatan tersendiri bagi Aliansi Wong Nganjuk Bersatu. Masing-masing memiliki persoalan dan pengalaman berbeda, tetapi memiliki harapan agar program pemerintah yang menyentuh kehidupan masyarakat dapat terus berjalan dan dikawal pelaksanaannya.

Salah satu program yang mendapat perhatian aliansi tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Mereka menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan kedua program tersebut sekaligus mendorong evaluasi agar pelaksanaannya tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah, Aliansi Wong Nganjuk Bersatu juga menegaskan komitmen menjaga kondusivitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ainul mengatakan pihaknya menolak provokasi, ujaran kebencian, serta tindakan yang berpotensi memicu perpecahan. Aspirasi masyarakat, menurutnya, dapat disampaikan melalui cara yang tertib dan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami adalah wong cilik yang sehari-hari bekerja sebagai petani, pedagang, tukang becak, buruh dan berbagai pekerjaan lainnya. Kami ingin menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik. Karena itu, keberangkatan kami ke Jakarta akan dilakukan secara damai, tertib, dan konstitusional,” tegas Ainul.

Ia memastikan peserta yang berangkat akan menjaga ketertiban serta menghormati aturan selama mengikuti kegiatan di Jakarta. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi sekaligus sarana menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kami sekitar 300 Wong Nganjuk siap berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus. Kami membawa suara masyarakat dari berbagai lapisan. Kami ingin Indonesia tetap kondusif, program rakyat terus berjalan, dan pemerintah tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait