Keluarga Penumpang Padati Posko KM Mutiara Sentosa

Fauzi, keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep Madura saat di posko Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sumber foto: www.detik.com
Fauzi, keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep Madura saat di posko Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Posko informasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mulai dipenuhi keluarga penumpang, Minggu (2/8/2026). Mereka datang untuk mencari kepastian mengenai kondisi kerabat yang berada di atas kapal yang terbakar di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Dikutip dari detikJatim.com, suasana haru dan cemas terlihat di kawasan Gapura Surya Nusantara. Hingga Minggu sore, sejumlah keluarga masih menunggu informasi resmi dari petugas terkait hasil evakuasi maupun identitas para penyintas.

Bacaan Lainnya

Salah seorang keluarga penumpang, Fauzi, mengaku telah berada di posko sejak siang hari untuk mencari kabar adiknya, Rizmanto atau akrab disapa Rinto. Menurutnya, hingga kini belum ada informasi yang dapat memastikan kondisi sang adik.

“Kita kan tidak bisa berandai-andai. Kalau misalkan kendaraannya ikut sesuai dengan data atau wajar adik saya tertidur di truknya, kita tidak bisa berandai-andai. Yang kami butuhkan kepastian,” ujar Fauzi.

Ia mengatakan keluarga memilih menunggu data resmi yang dirilis petugas sebelum menyimpulkan kondisi korban.

“Tunggu dulu kualifikasi data. Kalau belum ada data yang autentik dan jelas, kita tidak bisa ngomong apa-apa,” imbuhnya.

Fauzi menjelaskan, Rinto berangkat menuju Makassar untuk mengantarkan muatan ekspedisi. Komunikasi terakhir dilakukan dengan istrinya pada Sabtu (1/8/2026) malam sebelum kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak.

“Komunikasi dengan istrinya terakhir habis Isya, sekitar pukul 19.36 WIB dengan status ‘Bismillah persiapan berangkat’. Paginya sudah tidak ada kontak sampai sekarang. Setelah muncul kabar kebakaran kapal, keluarga mencoba menghubungi, tetapi teleponnya sudah tidak aktif,” tuturnya.

Seperti diketahui, KM Mutiara Sentosa 2 terbakar pada Minggu pagi saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Kapal Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut mengangkut 232 penumpang, yang sebagian besar merupakan sopir dan kernet kendaraan logistik, serta membawa 181 unit kendaraan.

Laporan darurat diterima Kantor SAR Surabaya setelah komunikasi dengan nakhoda terputus. Saat tim penyelamat tiba di lokasi sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, kondisi kapal dilaporkan telah mengalami kebakaran hebat.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan bantuan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian, pendataan korban, dan penanganan medis masih terus berlangsung, sementara keluarga penumpang tetap menanti kabar resmi di posko Pelabuhan Tanjung Perak.

Pos terkait