Demokrat Jatim Tanam Ratusan Mangrove di Pantai Konang

Aksi penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai.
Aksi penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai.

LINTASJATIM.com, Trenggalek – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur bersama warga, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), dan Karang Taruna menggelar aksi penanaman ratusan bibit mangrove serta bersih-bersih Pantai Konang, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mengurangi risiko abrasi.

Aksi lingkungan tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugianto, yang akrab disapa Kang Obeng, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap akhir Juli.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita bersama warga, Pak Camat, Pak Kapolsek, Pak Danramil, dan Partai Demokrat bergotong royong menanam mangrove. Tujuannya untuk menjaga ekosistem laut sekaligus mengantisipasi abrasi yang bisa terjadi kapan saja,” ujar Kang Obeng.

Menurutnya, Pantai Konang dipilih karena berada di kawasan pesisir yang berdekatan dengan permukiman warga sehingga membutuhkan perlindungan dari ancaman abrasi. Selain menanam mangrove, peserta juga membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Kang Obeng mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Ia menegaskan gerakan pelestarian lingkungan itu tidak berhenti pada kegiatan seremonial. DPD Partai Demokrat Jawa Timur telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Forkopimcam untuk melanjutkan program penanaman mangrove secara berkelanjutan.

“Kami akan menyiapkan bibit mangrove dan mendukung kegiatan lanjutan. Kalau warga, pemerintah, dan Forkopimcam terus bergotong royong, saya yakin kepedulian terhadap lingkungan akan semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Camat Panggul, Bambang Supriyadi, mengapresiasi inisiatif penanaman mangrove tersebut. Menurutnya, Pantai Konang merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi abrasi sehingga keberadaan mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi dampak bencana pesisir.

Ia menambahkan, upaya konservasi mangrove di Kecamatan Panggul telah dilakukan secara berkelanjutan. Selain di Pantai Konang, kawasan Pantai Kili-Kili juga menjadi lokasi konservasi mangrove yang dikelola masyarakat dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun warga sekitar.

Ketua Karang Taruna Desa Nglebeng, Edi, menyambut baik pelibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, lingkungan pantai yang bersih dan terjaga tidak hanya mendukung kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata.

“Kalau pantainya bersih, pengunjung akan datang dan masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya. Kami berterima kasih karena Karang Taruna dilibatkan dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPD Partai Demokrat Jawa Timur berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemuda dalam menjaga kawasan pesisir terus berlanjut sehingga ekosistem mangrove tetap lestari dan mampu melindungi Pantai Konang dari ancaman abrasi. (uli/red)

Pos terkait