LINTASJATIM.com, Blitar – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Periode Juang 2026–2030 melalui Kongres XI yang digelar di Istana Agung Jimbarwana, Jembrana, Bali, pada 5–6 Juni 2026.
Kongres yang mengusung tema ‘Tri Sakti Menjawab Tantangan Zaman’ tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi, serta Utusan Khusus Menteri Hukum RI yang juga anggota DPD RI, Dr. Shri I.G.N. Arya Wedakarna.
Sekretaris Internal DPD GPM Jawa Timur, Nata, mengatakan Kongres XI berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah mufakat sebagai implementasi nilai-nilai ajaran Bung Karno yang menjadi dasar perjuangan organisasi.
“Tema Tri Sakti Menjawab Tantangan Zaman dipilih karena dinilai relevan untuk menjawab berbagai tantangan kebangsaan saat ini,” kata Nata kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, kongres juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyatuan gagasan seluruh kader dalam memperkuat kontribusi GPM terhadap pembangunan bangsa.
“Semangat yang dibangun adalah gotong royong, menyatukan pemikiran dan gerakan organisasi agar dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.
Nata menambahkan, kepengurusan DPP GPM periode terbaru turut melibatkan sejumlah anggota keluarga Bung Karno. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian dan pengamalan ajaran Marhaenisme dalam gerakan organisasi.
“Ada keterlibatan keluarga Bung Karno dalam kepengurusan. Kami berharap hal ini dapat memperkuat sinergi untuk pengembangan organisasi dan penyebarluasan ajaran Bung Karno,” katanya.
Berdasarkan Surat Keputusan DPP GPM Nomor 001/1.2/DPP.GPM/VI/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 10 Juni 2026, sejumlah anggota keluarga Bung Karno yang masuk dalam struktur kepengurusan antara lain:
- M. Mahardika Suprapto (putra almarhumah Rachmawati Soekarnoputri) sebagai Ketua Dewan Kehormatan DPP GPM.
- Sukmawati Soekarnoputri sebagai Anggota Dewan Kehormatan DPP GPM.
- Totok Suryawan Sukarno (putra Bung Karno dari Kartini Manoppo) sebagai Ketua Dewan Penasihat DPP GPM.
Sebagai informasi, GPM merupakan organisasi kepemudaan berasaskan Marhaenisme dan Pancasila. Organisasi ini berawal dari Gerakan Pemuda Demokrat yang didirikan pada 31 Mei 1947, kemudian berganti nama menjadi Gerakan Pemuda Marhaenis melalui Kongres IX di Solo pada 1963.
Pada periode 1998–2018, organisasi ini kembali diaktifkan oleh almarhumah Rachmawati Soekarnoputri. Selanjutnya, GPM menggelar Kongres X di The Soekarno Center, Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, pada November 2021 sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi secara nasional. (NDN)





