LINTASJATIM.com, Sidoarjo – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menerjunkan 39 relawan mahasiswa untuk mendukung kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).
Puluhan relawan tersebut disebar ke berbagai titik pelaksanaan Pilkades di 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Tim Relawan UNUSIDA, Moch Fabet Ali Thoufan, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan monev bukan sekadar mendukung pelaksanaan demokrasi desa, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat dan pembelajaran kontekstual bagi civitas akademika.
“Kegiatan ini menjadi ruang belajar penting bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori demokrasi di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung proses demokrasi di tingkat desa,” ujarnya kepada LINTASJATIM.com.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di lapangan memberikan pengalaman langsung dalam memahami dinamika sosial, tata kelola pemerintahan desa, serta proses demokrasi yang berlangsung di masyarakat.
Kepala Bagian Peningkatan Kinerja Tenaga Kependidikan UNUSIDA itu menjelaskan, tim relawan terdiri atas unsur dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga tenaga operasional kampus.
Mereka bertugas melakukan observasi lapangan, dokumentasi kegiatan, serta membantu memastikan proses Pilkades berjalan sesuai prosedur dan prinsip demokrasi.
“Relawan juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan observasi, analisis situasi, komunikasi, hingga penyusunan dokumentasi lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang kritis, bertanggung jawab sosial, serta mampu beradaptasi dan bekerja sama dengan masyarakat.
“Seluruh relawan diharapkan menjadi representasi generasi muda yang aktif, responsif, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk menjaga kualitas demokrasi lokal,” tambahnya.
Partisipasi UNUSIDA dalam monev Pilkades juga menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola demokrasi yang sehat dan partisipatif.
Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Yustina Tri Prastiwi, mengapresiasi kontribusi civitas akademika UNUSIDA dalam mendukung suksesnya Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, keberadaan tim monitoring dan evaluasi penting untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib, aman, transparan, dan sesuai ketentuan.
“Tim monev bertugas meninjau langsung pelaksanaan demokrasi di tingkat desa agar berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.
Yustina menambahkan, hasil monitoring nantinya akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo, sekaligus dasar penyempurnaan kebijakan demokrasi desa pada masa mendatang.
“Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menjaga kualitas demokrasi lokal. Kehadiran sivitas akademika sebagai relawan juga memperkuat partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi,” pungkasnya.





