LINTASJATIM.com, Banyuwangi – Kepadatan lalu lintas sepanjang hingga 17 kilometer di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akhirnya berhasil diurai setelah penanganan intensif selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Situasi kini berangsur normal dan arus kendaraan kembali lancar.
Dikutip dari detikJatim.com, Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi melakukan berbagai rekayasa lalu lintas selama lebih dari dua pekan. Upaya tersebut memastikan ribuan kendaraan, mulai dari pemudik hingga angkutan logistik, dapat melintas dengan aman tanpa laporan kecelakaan.
Kinerja aparat di lapangan mendapat respons positif dari para sopir logistik. Koordinator lintas asosiasi sopir logistik Indonesia, Slamet Barokah, menyebut dedikasi petugas layak diapresiasi di tengah tekanan kondisi macet panjang.
“Kasihan teman-teman kepolisian kalau sering kali seperti ini dengan kejadian kemacetan begini, maka kami dari koordinator-koordinator asosiasi dan rekan-rekan pengemudi ingin memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada kapolresta dan jajarannya dan doa kami sehat walafiat, kuat,” ujar Slamet, Minggu (5/4/2026).
Hal serupa disampaikan Darmawan dari Gerakan Alianza Pengemudi Indonesia Bersatu. Ia menilai kerja keras aparat dilakukan tanpa henti demi kelancaran arus kendaraan.
“Mengucapkan terima kasih kepada bapak kapolresta dan jajarannya, khususnya Satlantas Polresta Banyuwangi yang sudah bahu membahu yang mana sangat bekerja secara maksimal, mati matian, siang malam mengurai kemacetan,” katanya.
Selain mengatur lalu lintas, petugas juga memberikan bantuan langsung kepada sopir yang terjebak antrean, seperti makanan dan minuman. Langkah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para pengemudi.
“Alhamdulillah sudah mulai lancar, kami sebagai sopir logistik mengucapkan apresiasi atas kinerja kapolresta dan jajarannya,” ungkap Supardi, sopir truk sumbu tiga.
Sopir lainnya, Joko Susanto, mengaku terbantu dengan bantuan konsumsi yang dibagikan petugas.
“Untuk dapat nasi ini jadi gak mengeluarkan uang makan. Mantap dan luar biasa, tahun ini gak separah tahun lalu,” ujarnya.
Meski masa angkutan Lebaran telah usai, arus kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang masih terpantau padat lancar. Sebanyak 31 kapal dioperasikan setiap hari di dermaga ASDP untuk melayani penyeberangan, termasuk kendaraan logistik.





