32 Prestasi Setahun, Nganjuk Tancap Gas

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. Sumber foto: www.detik.com
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk mencatatkan puluhan capaian dalam satu tahun pertama kepemimpinan Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro. Sejak dilantik hingga 20 Februari 2026, total 32 penghargaan berhasil diraih dari berbagai sektor.

Dikutip dari detikJatim.com, capaian tersebut meliputi bidang pelayanan publik, reformasi birokrasi, kesehatan, hingga inovasi desa dan pemberdayaan masyarakat. Rangkaian prestasi ini dinilai mencerminkan percepatan kinerja pemerintahan daerah dalam mendorong pembangunan.

Bacaan Lainnya

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan, keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja pimpinan daerah, melainkan kolaborasi berbagai pihak.

“Ini bukan semata-mata kerja bupati atau wakil bupati, tetapi hasil kolaborasi semua pihak. Kami hanya memastikan arah kebijakan berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Sejumlah indikator menunjukkan tren positif, seperti raihan predikat A untuk kepatuhan pelayanan publik dengan skor 97,84 dan peringkat 17 nasional, serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih delapan kali berturut-turut.

Selain itu, Nganjuk juga memperoleh nilai A- untuk Indeks Reformasi Birokrasi dan predikat BB pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Di sektor kesehatan dan sosial, daerah ini meraih penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Sabha Padapa 2025, capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen, serta penghargaan percepatan penurunan stunting. Nganjuk juga mencatatkan capaian tertinggi imunisasi baduta lengkap di Jawa Timur.

Sementara di bidang inovasi dan pemberdayaan, sejumlah program unggulan turut mendapat pengakuan, di antaranya inovasi Mak Cerdas Digital yang meraih Detik Award 2025, serta program desa inklusif yang masuk 10 besar praktik terbaik nasional.

Meski demikian, Marhaen menegaskan capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri.

“Namun kami tidak boleh cepat puas. Justru ini menjadi pemacu agar ke depan pelayanan lebih baik, pembangunan lebih merata, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap berbagai penghargaan ini dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Pos terkait