LINTASJATIM.com, Surabaya – Aktivitas perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya tetap tinggi pada hari pertama Idul Fitri 2026. Ribuan penumpang masih memadati stasiun, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Dikutip dari detikJatim.com, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan total pergerakan penumpang pada Sabtu (21/3/2026) mencapai 38.955 orang. Dari jumlah tersebut, 22.283 penumpang berangkat, sedangkan 16.672 lainnya tiba di berbagai stasiun.
“Angka ini masih berpotensi meningkat seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari,” ujar Mahendro.
Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari padatnya tiga stasiun utama. Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah tertinggi dengan 11.346 penumpang, diikuti Surabaya Pasarturi sebanyak 10.356 penumpang, dan Stasiun Malang 4.802 penumpang.
Secara akumulatif, sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 21 Maret 2026, KAI Daop 8 telah melayani ratusan ribu pelanggan.
“Total 431.280 pelanggan telah terlayani, terdiri dari 263.090 penumpang berangkat dan 209.268 penumpang datang,” jelasnya.
Penjualan tiket kereta jarak jauh juga menunjukkan tren peningkatan. Hingga saat ini, sebanyak 426.987 tiket telah terjual atau sekitar 76 persen dari total kapasitas yang disediakan.
“Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa Angkutan Lebaran,” tambah Mahendro.
Selain itu, program diskon tiket masih diminati masyarakat. Dari total 188.288 tiket diskon yang disediakan, sebanyak 136.171 tiket atau 72 persen telah terjual, menyisakan sekitar 52 ribu tiket.
Puncak penjualan tercatat pada 18 Maret dengan 30.293 tiket, disusul 19 Maret sebanyak 29.406 tiket.
KAI mengingatkan calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta. Masyarakat juga disarankan memilih alternatif jadwal perjalanan jika tiket pada tanggal favorit telah mendekati penuh.






