Cegah Perang Sarung, Tiga Remaja Diamankan

Polisi mengimbau seorang remaja agar tidak turut perang sarung. Sumber foto: www.detik.com
Polisi mengimbau seorang remaja agar tidak turut perang sarung. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Ponorogo – Upaya pencegahan gangguan keamanan selama Ramadan terus digencarkan aparat kepolisian. Tiga remaja diamankan jajaran Polsek Ponorogo Kota saat patroli dini hari di kawasan Alun-alun Ponorogo, Minggu (1/3/2026), karena diduga hendak melakukan perang sarung.

Dikutip dari detikJatim.com, patroli tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul remaja menjelang sahur. Salah satu area yang menjadi perhatian petugas adalah sekitar Patung Macan di Alun-alun Ponorogo.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Ponorogo Kota, Catur Juli Hermawan, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah antisipatif untuk menekan potensi balap liar maupun perang sarung yang sering muncul selama Ramadan.

“Antisipasi balap liar maupun perang sarung yang berada di wilayah Kecamatan Ponorogo,” ujar Catur, Minggu (1/3/2026).

Dalam operasi tersebut, polisi mendapati tiga remaja membawa sarung yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Total terdapat tiga sarung yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Meski belum sempat terjadi aksi, petugas tetap membawa ketiganya ke Mapolsek untuk didata dan diberikan pembinaan.

“Kebetulan kami melaksanakan razia di alun-alun dan didapatkan tiga remaja yang diduga akan melaksanakan perang sarung,” jelas Catur.

Ketiganya diminta membuat surat pernyataan dan orang tua mereka dipanggil untuk diberikan penjelasan.

“Anak-anak itu kami bawa ke Polsek untuk membuat surat pernyataan dan kami panggil orang tuanya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu remaja yang diamankan, Arif Mustofa, membantah tudingan hendak melakukan perang sarung. Ia mengaku hanya berkumpul bersama teman-temannya usai salat tarawih.

“Hanya dolan, sarung di jok tidak untuk perang sarung,” kata Arif.

Selain mengamankan sarung, petugas juga menemukan sejumlah sepeda motor yang tidak memenuhi standar kelengkapan, seperti tanpa spion dan tanpa pelat nomor.

Polisi menegaskan pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan pembinaan agar para remaja tidak mengulangi perbuatan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Catur turut mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya pada malam hari selama Ramadan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pos terkait