Tiket Mudik Daop 8 Laris, 130 Ribu Kursi Tersisa

Penumpang KA di Stasiun Surabaya Gubeng. Sumber foto: www.detik.com
Penumpang KA di Stasiun Surabaya Gubeng. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Minat masyarakat untuk mudik Lebaran 2026 dengan kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga dua pekan menjelang masa angkutan Lebaran, ratusan ribu tiket telah dipesan calon penumpang.

Dikutip dari detikJatim.com, berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, sebanyak 236.363 tiket keberangkatan periode 11 Maret hingga 1 April 2026 sudah terjual. Jumlah tersebut setara dengan 42 persen dari total kapasitas 561.528 kursi yang disiapkan.

Bacaan Lainnya

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan angka penjualan masih terus bergerak setiap hari.

“Hingga hari ini, sebanyak 236.363 tiket telah terjual atau sekitar 42 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dari wilayah Daop 8 Surabaya,” ujar Mahendro, Minggu (1/3/2026).

Meski demikian, masyarakat yang belum memesan tiket masih memiliki peluang. Untuk periode pra-Lebaran 11–20 Maret 2026, tersedia sekitar 130 ribu kursi yang bisa dipesan.

Data sementara menunjukkan puncak pemesanan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 21.628 tiket terjual. Disusul 19 Maret sebanyak 19.674 tiket dan 17 Maret dengan 18.597 tiket. Tingginya angka tersebut mengindikasikan kecenderungan pemudik memilih jadwal mendekati puncak arus mudik.

Selama masa angkutan Lebaran, Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Rinciannya terdiri atas 49 kereta reguler, lima kereta tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, tiga dari Surabaya Pasarturi, serta dua kereta tambahan dari Stasiun Malang.

Sejumlah kereta yang menjadi favorit penumpang di antaranya KA Airlangga, Ambarawa Ekspres, Sancaka, Probowangi, dan Harina. Adapun kota tujuan yang paling banyak dipilih meliputi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, dan Bandung.

Mahendro mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket, mengingat pergerakan penjualan yang dinamis.

“Antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api sangat tinggi. Meskipun masih tersedia sekitar 130 ribu kursi pada periode pra-Lebaran, kami mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan karena penjualan berlangsung dinamis setiap harinya,” jelasnya.

Ia juga menyarankan calon penumpang mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan jika jadwal favorit sudah mulai penuh. Selain itu, opsi perjalanan lanjutan atau connecting train dapat menjadi solusi untuk memperoleh jadwal yang lebih fleksibel.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah turut memberikan stimulus berupa diskon 30 persen bagi tiket KA Ekonomi Komersial pada periode 14–29 Maret 2026.

Di wilayah Daop 8 Surabaya, masih tersedia 114.159 tiket diskon dari total kuota 188.288 tiket. Sejauh ini, 74.129 tiket atau sekitar 39 persen telah terjual.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program diskon ini melalui kanal resmi penjualan sebelum kuota terpenuhi. Momentum ini menjadi kesempatan bagi pelanggan untuk mudik dengan lebih hemat tanpa mengurangi kenyamanan perjalanan,” pungkas Mahendro.

Pos terkait