LINTASJATIM.com, Malang – Arus perjalanan kereta api di Stasiun Malang melonjak pada hari pertama libur panjang Imlek 2026. Ribuan warga tercatat datang dan berangkat, menjadikan stasiun ini salah satu titik mobilitas tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya.
Dikutip dari detikJatim.com, data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menunjukkan, sebanyak 6.980 penumpang dilayani pada Sabtu (14/2/2026). Angka tersebut naik sekitar 16 persen dibandingkan rata-rata penumpang pada hari Sabtu biasa yang berkisar 6.000 orang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan itu menandakan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api selama momen libur panjang.
“Pada hari pertama libur panjang Imlek, Stasiun Malang melayani 6.980 pelanggan. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan hari biasa dan diperkirakan masih akan bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir malam ini,” ujar Mahendro.
Dari total tersebut, 3.417 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Malang menuju sejumlah kota tujuan. Sementara itu, 3.563 penumpang tiba di Kota Malang. Arus kedatangan yang lebih tinggi menunjukkan Malang tetap menjadi salah satu destinasi favorit saat libur panjang.
Secara keseluruhan, selama periode 13–17 Februari 2026, Stasiun Malang diproyeksikan melayani 28.063 pelanggan. Rinciannya, 14.571 penumpang berangkat dan 13.492 penumpang tiba.
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 13 perjalanan kereta api setiap hari dengan total kapasitas sekitar 6.100 kursi per hari. Hingga kini, tiket untuk berbagai relasi dan tanggal keberangkatan masih tersedia.
Mahendro memastikan seluruh layanan operasional telah disiapkan secara optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga pelayanan di area stasiun.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan selama libur Imlek dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan menyenangkan,” pungkasnya.





