Lubang Menganga di Overpass Tanggulangin Ancam Keselamatan Pengendara

Overpass Desa Kedengsari Tanggulangin ambles. Sumber foto: www.detik.com
Overpass Desa Kedengsari Tanggulangin ambles. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Sidoarjo – Sebuah lubang sedalam sekitar satu meter menganga di sambungan sisi timur overpass Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Kerusakan tersebut dinilai berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari di jalur itu.

Dikutip dari detikJatim.com, pantauan di lokasi menunjukkan bagian sambungan jembatan ambles dan membentuk cekungan cukup dalam. Kondisi ini disebut-sebut dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir serta beban kendaraan berat yang kerap melintas.

Bacaan Lainnya

Rokhman, relawan pengatur lalu lintas (supeltas) yang bertugas di sekitar lokasi, mengatakan kerusakan sudah terjadi lebih dari sebulan dan terus memburuk.

“Sudah lebih dari sebulan, mungkin karena kena hujan terus dan dilewati kendaraan sehingga sambungannya ambles dan beberapa motor hampir jatuh,” ujar Rokhman, Rabu (11/2/2026).

Menurut dia, situasi menjadi lebih berbahaya saat malam hari atau ketika hujan turun karena lubang sulit terlihat jelas oleh pengendara. Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar tidak sampai menimbulkan korban.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, M. Makhmud, memastikan pihaknya telah menerima laporan terkait amblesnya sambungan overpass tersebut.

“Hari ini tim kami turun untuk mengecek kondisi di lokasi,” kata Makhmud.

Ia menambahkan, penanganan darurat akan segera dilakukan agar jalur tetap dapat digunakan dengan aman.

“Nantinya kami coba pasang plat agar bisa dilewati sementara sambil kami koordinasikan dengan Jasa Marga dan Balai Besar untuk perbaikan lanjutan secepatnya,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengimbau pengguna jalan yang melintas di kawasan overpass Tanggulangin untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari risiko kecelakaan.

Pos terkait