Kurma Laris Manis di Ampel Jelang Ramadan

Penjual kurma di Ampel Surabaya. Sumber foto: www.detik.com
Penjual kurma di Ampel Surabaya. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Atmosfer Ramadan mulai terasa di Surabaya. Menjelang bulan suci 2026, aktivitas jual beli kurma di kawasan religi Sunan Ampel kian semarak. Warga tampak berburu kurma sejak awal Februari untuk persiapan berbuka puasa.

Dikutip dari detikJatim.com, pantauan di kawasan Ampel, Rabu (4/2/2026) siang, deretan kios dan lapak kurma ramai didatangi pembeli. Beragam jenis kurma ditawarkan, mulai dari kurma Madinah, Mesir, hingga Tunisia yang disebut-sebut paling diminati.

Bacaan Lainnya

Salah satu pembeli, Siti (45), warga Rungkut, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan stok. Menurutnya, kurma sudah menjadi menu wajib saat Ramadan.

“Saya beli sekarang biar nanti tidak repot. Biasanya buat takjil buka puasa. Kurma Tunisia ini rasanya legit dan enak,” ujar Siti.

Meningkatnya jumlah pembeli turut diakui para pedagang. Ahmadi (32), pedagang kurma di Ampel, mengatakan permintaan mulai melonjak seiring mendekatnya Ramadan. Ia bahkan telah menyiapkan stok dalam jumlah besar.

“Untuk antisipasi lonjakan, saya sudah siapkan stok sekitar 7 ton. Yang paling banyak dicari itu kurma Madinah, Mesir, dan Tunisia,” kata Ahmadi.

Menurutnya, harga kurma bervariasi tergantung jenis dan kualitas, mulai dari Rp40 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Ia memastikan kurma yang dijual merupakan produk impor langsung.

“Kurma ini impor dari Arab, kualitasnya lebih terjaga dibanding ambil dari tempat lain,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Zaki (19), pedagang kurma lainnya. Ia menyebut kurma Tunisia menjadi primadona pembeli jelang Ramadan tahun ini.

“Yang paling laku kurma Tunisia, harganya Rp100 ribu per kilo. Teksturnya kenyal dan manis,” ujarnya.

Zaki menambahkan, aktivitas jual beli di kawasan Ampel nyaris berlangsung tanpa henti. Pembeli tidak hanya datang dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Ramai terus, siang sampai malam. Banyak juga yang datang dari luar kota,” pungkasnya.

Pos terkait