LINTASJATIM.com, Sidoarjo – Aktivitas Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 tercatat lebih lengang dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan jumlah penumpang dinilai mencerminkan perubahan perilaku perjalanan masyarakat di akhir tahun.
Dikutip dari detikJatim.com, berdasarkan rekapitulasi data angkutan, total pergerakan penumpang pada periode 18–28 Desember 2025 mencapai 402.137 orang. Angka tersebut lebih rendah sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 429.562 penumpang.
Penurunan tajam bahkan terjadi pada 28 Desember, ketika jumlah penumpang anjlok hingga 35 persen atau berkurang sekitar 11.575 orang dalam sehari.
Kondisi itu sejalan dengan berkurangnya armada bus yang beroperasi. Tahun ini tercatat 22.246 bus melayani penumpang, turun dari 25.021 unit pada libur Nataru 2024.
Plh Wassatpel Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, menyebut jarak waktu libur akhir tahun yang semakin berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu penyebab utama turunnya minat bepergian jarak jauh.
“Jaraknya semakin dekat dengan Idul Fitri, itu yang membuat kemungkinan penumpang sekalian menunggu besok pascalibur Lebaran saja,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).
Selain faktor waktu, pergeseran pola perjalanan juga turut memengaruhi. Banyak masyarakat kini lebih memilih liburan singkat ke destinasi terdekat dengan kendaraan pribadi, sehingga penggunaan bus antar kota antar provinsi (AKAP) menurun.
Fenomena tersebut berbanding terbalik dengan kepadatan di jalur wisata lokal yang justru meningkat selama libur Nataru. Sementara itu, kursi bus di terminal relatif tidak terisi penuh seperti pada musim liburan tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, pengelola Terminal Purabaya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap operasional armada dan menyesuaikan jadwal keberangkatan bersama perusahaan otobus agar pelayanan tetap optimal.
“Kita tetap menyediakan armada dan koordinasi dengan pihak PO untuk meningkatkan layanan yang elegan dan relevan, misalnya dengan penyediaan bus-bus super executive hingga bus sleeper,” kata Verie.
Manajemen terminal berharap pembaruan layanan dan peningkatan kenyamanan armada dapat kembali menarik minat masyarakat menggunakan transportasi bus AKAP pada momentum liburan berikutnya.





