LINTASJATIM.com, Malang – Upaya mengatasi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras di ruas Kepanjen–Pagak, Kabupaten Malang, mulai dilakukan melalui pekerjaan peninggian badan jalan. Proyek tersebut ditujukan untuk mengurangi genangan air di kawasan yang selama ini dikenal rawan banjir.
Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan perbaikan ruas jalan itu merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah (PIJD) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurut Khairul, peninggian atau raising road dilakukan untuk membenahi kondisi elevasi jalan yang berada di wilayah cekungan.
“Lokasi ini sering tergenang karena luapan saluran irigasi di Kelurahan Cepokomulyo dan Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen,” ujar Khairul, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, penanganan tidak hanya sebatas peninggian jalan. Pemerintah Kabupaten Malang juga bekerja sama dengan Kementerian PU untuk meninggikan Jembatan Krapyak serta memperpanjang sayap jembatan dari kawasan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang hingga Jembatan Krapyak.
“Struktur tersebut sekaligus difungsikan sebagai tanggul untuk menahan luapan air,” tegasnya.
Selain itu, akses keluar-masuk warga yang terdampak proyek akan disesuaikan agar tetap nyaman.
“Akses akan dibuat lebih landai, disertai normalisasi drainase yang sudah ada, termasuk pemasangan grill penangkap air yang juga berfungsi sebagai bak kontrol,” jelas Khairul.
Terkait dampak pembangunan, Pemkab Malang memastikan koordinasi intensif dengan pelaksana proyek dan Kementerian Pekerjaan Umum terus dilakukan.
Khairul menambahkan, pada awal 2026 pihaknya juga akan mengerjakan pembangunan drainase lanjutan hingga ke area jembatan, dengan desain yang telah disiapkan.
“Seluruh perencanaan ini disusun untuk mengatasi persoalan genangan yang selama ini berulang setiap tahun,” pungkasnya.






