Aklamasi, Mukhlason Pimpin Ansor Tulungagung 2025-2029 Ingin Bangun Ekonomi Jemaah

Ketua Ansor Tulungagung 2025-2029, Muhammad Ihsan Mukhlason. (Jazuli)
Ketua Ansor Tulungagung 2025-2029, Muhammad Ihsan Mukhlason. (Jazuli)

LINTASJATIM.com, Tulungagung – Agenda 4 tahunan Konferensi Cabang (Konfercab) XV Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tulungagung telah usai dengan riang gembira.

Terpilih secara aklamasi Muhammad Ihsan Mukhlason mengemban amanah Ketua PC GP Ansor Tulungagung masa khidmat 2025-2029, ia berkomitmen untuk menampung aspirasi kader Ansor.

Bacaan Lainnya

Pria yang sebelumnya sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Tulungagung ini menerangkan seluruh tingkatan mulai ranting, pimpinan anak cabang hingga pimpinan cabang menginginkan hal yang sama.

“Melihat antusiasme dari pimpinan anak cabang itu semua menginginkan untuk periode ke depan mendorong terjadinya kesejahteraan dan hilirisasi ekonomi para kader,” ujar Muhammad Ihsan Mukhlason, Senin (8/12/2025).

Ditanya tentang potensi kader Ansor, Mukhlason menerangkan hasil dari Rakerancab di setiap PAC, mereka menginginkan membangun ekonomi jamaah.

Sehingga, ia mengibaratkan dengan ibarat jika hanya menanam 1 tumbuhan itu tidak bisa berdampak. Akan jauh berbeda jika dilakukan secara bersama-sama.

“Tetapi kalau kita ribuan kader keudian menanam sesuatu hal Insya Allah itu akan lebih kuat dan bisa menimbulkan dampak yang luar biasa,” akuinya.

Dirinya menambahkan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan religiusitas, di Ansor sudah setiap saat itu pasti ada upgrading. Sehingga keilmuan kader semisalkan tentang perkebunan akan diupgrade, tentang peternakan perikanan hingga menjaga agama juga diupgrade.

“Ya akan muncul ustad-ustad Anshor untuk menjaga peradaban yang juga akan di-upgrade keilmuannya dan wawasannya,” terangnya.

Sementara tentang Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang fokus pada pendidikan Bahasa Jepang sesuai standar internasiona tetap akan dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Ia mengaku LPK Ashabi hadir sebagai sarana pembinaan yang sejahtera, mandiri, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Untuk LPK sendiri ya tetap sesuatu hal yang baik akan kita jaga da akan kita inovasi. Supaya lebih baik harapannya semacam itu dari beberapa mayoritas PAC,” tandasnya. (Jazuli)

Pos terkait