LINTASJATIM.com, Malang – Suasana haru menyelimuti Alun-alun Malang, Jumat (29/8/2025) sore. Ratusan mahasiswa bergabung dengan driver ojek online (ojol) untuk menggelar aksi solidaritas mengenang Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang tewas saat aksi di Jakarta.
Dikutip dari detikJatim.com, tidak hanya berorasi menuntut keadilan, massa juga menggelar doa bersama dan membagikan bunga mawar putih sebagai simbol duka serta penolakan terhadap kekerasan aparat.
“Ini aksi solidaritas. Kita berharap Indonesia akan lebih baik lagi, bukan seperti ini,” ujar Yulia, salah satu driver ojol asal Batu yang terlibat dalam aksi tersebut.
Yulia bersama rekan-rekannya semula berencana membagikan seribu bunga. Namun, keterbatasan biaya membuat mereka hanya bisa mengumpulkan tujuh ratus tangkai.
“Kita dapatnya donasinya cuma 700. Karena keterbatasan biaya dan tenaga. Kita ikut berduka cita aja,” tambahnya.
Nada serupa disampaikan Lelis, ojol asal Malang. Ia menilai tragedi yang menewaskan Affan adalah peringatan agar kekerasan oleh aparat tidak lagi terulang.
“Harapannya supaya tidak ada kekerasan untuk semua orang. Pastinya kekerasan dalam segala aspek,” ungkapnya.
Menurut Lelis, peristiwa ini juga menjadi momentum untuk mendorong perbaikan di tubuh lembaga negara.
“Indonesia butuh perbaikan yang banyak, terutama DPR,” tegasnya.
Aksi yang diwarnai doa, orasi, dan pembagian bunga itu menjadi cara para mahasiswa dan driver ojol untuk menyalurkan duka sekaligus menyuarakan tuntutan keadilan bagi Affan.
“Saya sangat berduka cita karena bagaimanapun beliau teman seprofesi di jalan. Tetap menuntut keadilan buat beliau,” pungkas Lelis.