Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga Pakis

Atap rumah warga Surabaya tersapu angin kencang. Sumber foto: www.detik.com
Atap rumah warga Surabaya tersapu angin kencang. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah Surabaya, Selasa (3/2/2026) sore. Dampaknya, pohon tumbang dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, salah satunya di kawasan Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis.

Dikutip dari detikJatim.com, salah satu warga terdampak, Dini Ariyanti (44), mengungkapkan kejadian itu berlangsung cepat dan tanpa tanda-tanda. Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, ia sedang berada di teras rumah.

Bacaan Lainnya

“Sekitar jam setengah empat anginnya kencang sekali. Pohon di depan saya duduk tiba-tiba goyang kuat, lalu roboh, genteng ikut jatuh,” ujar Dini, Selasa (3/2/2026).

Dini menjelaskan, kerusakan terjadi pada bagian atap rumah sisi depan sebelah kiri. Sementara bagian dalam rumah tidak mengalami kerusakan parah, meski sempat terjadi kebocoran.

“Yang rusak cuma atap bagian depan itu. Di dalam sebenarnya aman, tapi akhirnya tetap bocor,” katanya.

Ia menuturkan, dirinya sempat masuk ke dalam rumah sesaat sebelum atap ambruk. Peristiwa tersebut membuatnya panik dan langsung mengamankan barang-barang di sekitar lokasi.

“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tiba-tiba langsung roboh. Saya panik dan cepat-cepat memindahkan barang. Suami saya juga melihat ada pusaran angin,” ungkap Dini.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, menyampaikan bahwa dampak cuaca ekstrem terjadi di berbagai titik kota.

“Laporan sementara yang kami terima ada 29 pohon tumbang, lima titik genangan, serta tiga rumah warga mengalami kerusakan,” jelas Linda.

BPBD Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi.

Hingga pukul 18.45 WIB, hujan dilaporkan masih mengguyur sejumlah wilayah Surabaya, termasuk kawasan pusat dan Surabaya Barat.

Pos terkait