Evakuasi Bangkai KMP Tunu, Satu Jenazah Berhasil Diidentifikasi

Kapal tongkang dilengkapi crane yang sedang mengangkat bangkai KMP Tunu Pratama Jaya. Sumber foto: www.detik.com
Kapal tongkang dilengkapi crane yang sedang mengangkat bangkai KMP Tunu Pratama Jaya. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Banyuwangi – Proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali sejauh ini baru membuahkan satu temuan jenazah.

Otoritas memastikan, korban yang ditemukan telah dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk proses identifikasi lanjutan dan penyerahan kepada keluarga.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari detikJatim.com, jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa kepala dan telapak kaki, mengapung di sekitar titik lokasi pengangkatan bangkai kapal.

Berdasarkan hasil identifikasi petugas dan pengakuan keluarga, korban diketahui bernama I Wayan Teja Setiawan (33), warga Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang merupakan anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya.

Koordinator keluarga korban, Bibit Hariyanto, membenarkan identitas jenazah tersebut. Ia menyebut korban merupakan ABK yang bertugas di bagian listing kendaraan.

“Iya, itu ABK bagian listing dan sudah terkoordinasi dengan keluarga,” ujar Bibit, Minggu (1/2/2026).

Bibit menambahkan, setelah seluruh proses identifikasi dinyatakan selesai, pihak keluarga berencana segera membawa jenazah ke rumah duka di Banyuwangi untuk dimakamkan.

“Rencananya jenazah akan langsung dibawa pulang ke kediaman keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga kini pihak berwenang belum memberikan kepastian apakah korban tercatat dalam daftar manifes penumpang kapal. Diketahui, dalam insiden tersebut terdapat 34 orang yang dilaporkan hilang, dengan 18 di antaranya tidak tercantum dalam manifes resmi.

Kantor SAR Banyuwangi menyebutkan, jenazah ditemukan di Perairan Selat Bali, Ketapang, Banyuwangi, tepat di sekitar lokasi pengangkatan bangkai kapal, dengan koordinat 08°09’33,11″ LS dan 114°24’52,03″ BT.

Temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh kapal tongkang KK Pioner 88 yang beroperasi di bawah koordinasi PT Buto.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjungwangi, Purgana, membenarkan lokasi penemuan jenazah tersebut.

“Kalau sesuai laporan, titik temuan memang berada di lokasi pengangkatan bangkai kapal,” kata Purgana.

Ia menjelaskan, setelah dievakuasi dari laut, jenazah langsung dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor SAR Banyuwangi, Made Oka Astawa. Ia menegaskan, Basarnas turut melakukan pemantauan selama proses wreck lifting berlangsung.

“Kami melakukan pemantauan, dan saat ada penemuan yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya, Basarnas ikut dalam proses evakuasi,” tegasnya.

Pos terkait