LINTASJATIM.com, Magetan – Aktivitas wisata di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, dipastikan kembali berjalan normal setelah sempat terganggu akibat longsor yang menutup jalan lingkar sisi barat kawasan tersebut.
Pemerintah daerah menyatakan seluruh material longsoran telah berhasil dievakuasi, sehingga akses dan keamanan pengunjung kembali terjaga.
Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Eka Radityo, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat oleh petugas lintas instansi.
“Semua material longsor sudah dibersihkan. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, PUPR, Dishub, dan Disbudpar langsung bergerak sehingga kondisi kini aman,” kata Eka, Jumat (16/1/2026).
Meski demikian, pengelola tetap mengingatkan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama karena potensi hujan masih cukup tinggi di kawasan lereng. Sejumlah papan peringatan telah dipasang di titik-titik rawan sebagai langkah antisipasi.
“Kami terus mengimbau pengunjung untuk berhati-hati karena cuaca masih kurang bersahabat, sesuai informasi dari BMKG,” ujarnya.
Eka menambahkan, Pemkab Magetan tidak memberlakukan penutupan objek wisata Telaga Sarangan meskipun sempat terjadi longsor. Menurutnya, kawasan wisata tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi, termasuk pada masa libur panjang.
“Wisatawan tetap bisa menikmati keindahan Telaga Sarangan dengan tenang. Namun kami berharap semua pengunjung tetap waspada agar liburan berjalan aman dan berkesan,” tandasnya.
Sebelumnya, longsor terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Material tanah dan batu dari tebing setinggi kurang lebih 10 meter sempat menutup total akses jalan lingkar telaga. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Sarangan sejak malam hari.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa karena kejadian berlangsung saat kondisi masih sepi pengunjung,” ujar Erik.






