Hujan Deras Berlanjut, Banjir Masih Mengepung Sejumlah Daerah di Jatim

Banjir luapan Bengawan Jero Lamongan. Sumber foto: www.detik.com
Banjir luapan Bengawan Jero Lamongan. Sumber foto: www.detik.com

LINTASJATIM.com, Surabaya – Intensitas hujan yang tinggi sepanjang Januari 2026 masih memicu banjir di sejumlah wilayah Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaporkan, genangan air belum sepenuhnya surut meski di beberapa daerah kondisi mulai berangsur membaik.

Dikutip dari detikJatim.com, Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyampaikan bahwa wilayah yang hingga kini masih terdampak banjir meliputi Kabupaten Pasuruan, Sampang, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan, serta Jombang. Tinggi genangan di masing-masing daerah berbeda-beda.

Bacaan Lainnya

“Per hari ini masih ada beberapa daerah yang tergenang, di antaranya Pasuruan, Sampang, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan, dan Jombang. Namun sebagian seperti Gresik dan Sampang sudah mulai menunjukkan penurunan debit air,” ujar Gatot di Surabaya, Senin (12/1/2026).

Di Kabupaten Lamongan, banjir dipicu meluapnya Bengawan Jero yang merendam lima kecamatan, yakni Kalitengah, Karangbinangun, Turi, Deket, dan Glagah. Ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan cukup signifikan.

“Untuk Lamongan, ketinggian air bervariasi dan di beberapa titik mencapai pinggang orang dewasa. Ibu Gubernur Jawa Timur juga telah turun langsung meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan logistik, terutama kebutuhan pangan,” jelasnya.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Gresik disebabkan oleh luapan Kali Lamong. Wilayah Benjeng dan Balongpanggang disebut masih terdampak, meski kondisi perlahan membaik.

“Gresik masih terdampak banjir akibat luapan Kali Lamong, khususnya di Benjeng dan Balongpanggang. Ini memang daerah yang kerap terdampak saat debit sungai naik,” kata Gatot.

Di Kabupaten Sidoarjo, genangan air masih terjadi di Kecamatan Tanggulangin. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, banjir dilaporkan menggenangi wilayah Kecamatan Gempol.

“Di Gempol masih terdapat genangan dan cukup banyak warga yang terdampak di sekitar lokasi tersebut,” tambahnya.

Gatot juga memastikan banjir di Kabupaten Sampang dan Bangkalan mulai surut. Di Sampang, banjir sebelumnya disebabkan meningkatnya debit Kali Kemuning.

“Untuk Bangkalan, khususnya di jalur nasional Bangkalan–Sampang termasuk wilayah Blega, pagi tadi kami lakukan pengecekan dan air sudah mulai surut,” ungkapnya.

Adapun di Kabupaten Jombang, banjir masih terjadi akibat luapan Kali Marmoyo. BPBD Jawa Timur telah menerjunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan.

“Banjir di Jombang masih berlangsung dan tim BPBD Jatim bersama BPBD setempat saat ini berada di lokasi untuk membantu warga terdampak,” pungkas Gatot.

Pos terkait