Fakultas Syariah UIN Madura Gandeng Kampus Maroko

Fakultas Syariah UIN Madura dan Université Sidi Mohamed Ben Abdellah Perkuat Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan LoI.
Fakultas Syariah UIN Madura dan Université Sidi Mohamed Ben Abdellah Perkuat Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan LoI.

LINTASJATIM.com, Madura – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Madura memperluas jejaring akademik internasional melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah, Maroko, pada Jumat (13/2/2026).

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani Dekan Fakultas Syariah UIN Madura, Assoc. Prof. Muhammad Taufiq, Ph.D., dan Dekan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah, Prof. Dr. Abdelmalek Aouich.

Bacaan Lainnya

Kesepakatan ini menjadi langkah awal pengembangan kolaborasi akademik di bidang hukum Islam dan studi syariah berbasis perspektif komparatif lintas kawasan.

Kerja sama mencakup rencana pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah kolaboratif. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pengembangan riset keislaman sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan kedua institusi.

Muhammad Taufiq menyebut kemitraan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Fakultas Syariah UIN Madura di kancah global, khususnya dalam jaringan pendidikan tinggi Islam.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang memperkaya perspektif keilmuan mahasiswa dan dosen, terutama dalam kajian hukum Islam komparatif antara Asia Tenggara dan Afrika Utara,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Université Sidi Mohamed Ben Abdellah menyambut positif inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan akademik internasional dan memperkuat pertukaran keilmuan antarperguruan tinggi Islam di berbagai kawasan.

Kolaborasi lintas kawasan ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong dialog akademik yang lebih luas serta pengembangan riset hukum Islam yang responsif terhadap dinamika global.

Kedua fakultas optimistis berbagai program konkret dapat segera direalisasikan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan reputasi internasional masing-masing institusi.

Pos terkait