LINTASJATIM.com, Malang – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Sina Malang secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Pembukaan ditandai melalui acara seremonial yang digelar di Balai Desa Babadan, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya program pengabdian kepada masyarakat yang akan dijalankan mahasiswa STIT Ibnu Sina Malang selama satu bulan, terhitung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
Acara pembukaan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) STIT Ibnu Sina Malang yang diwakili Fakron Jamalin, M.A. Turut hadir Sekretaris Desa Babadan Sudarsono yang mewakili Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa Babadan Titin, Kepala Dusun Babadan Fatkul Wafa, serta sejumlah perangkat desa lainnya.
Selain itu, perwakilan Pondok Pesantren Roudlotul Munawwirin juga hadir, di antaranya Gus Musodaqul Umam, M.Pd., Moh. Suli, M.Pd., dan Huda, M.Pd.
Sebanyak 12 dari 15 mahasiswa peserta KKN STIT Ibnu Sina Malang mengikuti acara tersebut dan menyatakan kesiapan melaksanakan program pengabdian di tengah masyarakat.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Fakron Jamalin, M.A., yang mewakili DPL STIT Ibnu Sina Malang.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, serta nama baik almamater dan pondok pesantren selama mahasiswa menjalankan KKN di tengah masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi, menjaga adab bermasyarakat, serta menjadi teladan yang baik selama menjalankan pengabdian,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Desa Babadan, Sudarsono. Ia menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap mereka dapat berkontribusi aktif, khususnya dalam membantu administrasi desa serta mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa KKN bisa berperan aktif dan bersinergi dengan pemerintah desa dalam melayani masyarakat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Roudlotul Munawwirin, Moh. Suli, M.Pd., menyampaikan pesan dan doa dari pengasuh pondok pesantren agar kegiatan KKN berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Babadan.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN STIT Ibnu Sina Malang Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan membawa dampak positif yang berkelanjutan.
Dengan dibukanya kegiatan ini, mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Malang secara resmi siap melaksanakan program kerja yang telah dirancang guna mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.






