Khutbah Singkat Idul Fitri Tentang Virus Corona Lengkap Dengan Do’a Bahasa Indonesia

  • Whatsapp
Foto Ilustrasi

Khutbah singkat Idul Fitri yang disajikan redaksi LINTASJATIM.com dengan tema Virus Corona ini merupakan kompilasi dari dua Khutbah yakni tulisan dari KH Zudi Rahmanto, Sekretaris PCNU Gunungkidul dan Khutbah Singkat yang diunggah pada instagram Nahdlatul Ulama.

Berikut ini adalah Khutbah Singkat Idul Fitri Tentang Virus Corona Lengkap Dengan Do’a Versi Bahasa Indonesia. Jika khatib membawakan do’a dengan sungguh dijamin para Jamaah akan menangis haru.

Bacaan Lainnya

KHUTBAH PERTAMA

الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ

اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً

لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ  اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

اَلْحَمْدُللهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ اْلفِطْرِ بَعْدَ صِياَمِ رَمَضَانَ وَعْيدَ اْلاَضْحَى بَعْدَ يَوْمِ عَرَفَةَ. اللهُ اَكْبَرْ (3×)

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ.

وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الشَّافِعُ فِى اْلمَحْشَرْ, نَبِيَّ قَدْ غَفَرَ اللهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ.

اللهُ اَكْبَرْ. اَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Hadirin jama’ah sholat idul fitri yang dimuliakan oleh Allah SWT

Mari kita semua meningkatkan takwa kepada Alloh Taala, yaitu dengan menjalankan semua perintahnya dan menjahui larangannya.

Hari raya idul fitri merupakan hari yang mulia dan kegembiraan. Akan tetapi idul fitri tahun ini, Alloh memberikan peristiwa yang harus menjadi perhatian dengan hati yang ikhlas.

Hadirin sekalian ! kita menyadari, merasakan bahwa hari raya idul fitri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Kita semua, rakyat, bangsa dan seluruh dunia menghadapi wabah yang besar.

  1. Allah SWT telah berjanji, bahwa barangsiapa bertaqwa pasti akan diberikan solusi dan jalan keluar atas segala persoalan kehidupan, termasuk pandemi virus 19 ini.
  2. Kesabaran sangat perlu kita pupuk, karena ujian akan berakhir dengan kemuliaan jika diiringi dengan kesabaran.
  3. Para kekasih Allah yaitu para Nabi dan orang-orang saleh banyak menghadapi ujian berat, dengan kesabaran yang kuat, akhirnya mereka mendapat kemuliaan disisi Allah SWT.

Misalkan:

  • Nabi Yunus, dikarantina di perut ikan, akhirnya mendapati umatnya bertaubat.
  • Nabi Yusuf dikarantina di penjara, akhirnya keluar menjadi Nabi dan Raja.
  • Nabi Muhammad SAW melakukan karantina di Gua Hira selama 40 hari, akhirnya diwahyukan surat Al ‘Alaq yang bisa membawa cahaya dan rahmat bagi seluruh alam.

Hadirin jama’ah sholat idul fitri yang dimuliakan oleh Allah SWT

Alloh Taala berfirman :

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya: Dan pasti kami (Alloh) akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar (al-Baqoroh : 155)

Dari ayat itu sangat jelas bahwa, untuk menghadapi musibah virus corona ini kita harus tetap sabar, syukur dan menerima qodho’ dan takdir Alloh.

Nabi Muhammad Shollallohu’alahiwassalam bersabda di hadapan sekelompok sahabat:

« ما أنتم ؟ » قالوا : مؤمنون ، فقال : « ما علامة إيمانكم ؟ » قالوا نصبر على البلاء ، ونشكر عند الرخاء ، ونرضى بمواقع القضاء ، فقال : « مؤمنون ورب الكعبة »

Artinya:

“Siapakah kalian ?”, sahabat menjawab,”kita adalah orang-orang mukmin.”

Nabi bersabda,”apakah tanda iman kalian semua?”. sahabat menjawab,”kita bersabar menghadapi musibah, bersyukur dalam kesenangan juga ridho terhadap qodho’ Alloh. Nabi kemudian bersabda,”demi Tuhan ka’bah, kalian semua adalah orang-orang mukmin.”

Maasyiral muslimin rahimakumulloh!

Untuk menghadapi musibah ini kita wajib merasa kecil, hina, tidak mempunyai apapun kecuali semua milik Alloh. Alloh bisa mengguncang bumi dan seisinya, Allah juga bisa merusak alam ini hanya dengan makhluk yang sangat kecil dan tidak kelihatan.

Maka, marilah kita muhasabah (intropeksi diri). Mungkin saja musibah ini disebabkan oleh dosa, maksiat serta kemungkaran yang kita lakukan. Kita juga harus memperbaiki akhlak, mempunyai niat-niat baik, taubat nasuha dan perbanyak istighfar.

Memperkuat kerjasama antara rakyat, pemerintah, saling menghormati, kasih sayang, sedekah dan banyak berdoa untuk saudara kita yang terkena musibah. Dan yang paling terpenting adalah menjadikan peristiwa ini sebagai: IBROH (PELAJARAN)

Semoga di hari idul fitri ini dan berkat keagungan bulan ramadhan yang kita lalui, Alloh subhanahuwataala berkenan mengangkat bala’, musibah baik dhohir maupun batin serta memberikan kemudahan ujian apa saja yang berada di dunia ini. Allohomma amin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْانِ الْعَظِيْمِ , وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ , أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله َلِيْ وَلَكُمْ وَلِكَافَةِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ , فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (4×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا

وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً, لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ.

اْلحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ, اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَزَجَرَ.

Jamaah shalat Idul Fitri rahimakumullah.

Untuk mengakhiri khutbah pagi ini, marilah kita tundukkan kepala kita sejenak dan berdoa kepada Allah SWT. Berdo’a untuk diri kita sendiri, untuk umat Islam, untuk negara Indonesia agar diselamatkan dari musibah virus corona.

Mari kita mohon dengan ikhlas, mohon kepada Allah SWT yang maha pengasih dan maha penyayang. Allah yang memiliki Alam semesta, Allah yang mengendalikan seluruh makhluknya.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَل……َ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِماَتِ, وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

أَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَلْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ اْلمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ضَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ

Allahumma ya Allah yang Maha Pengasih, kami hambaMu yang lemah dan kerapkali terpedaya bujukan setan sehingga bergelimang dosa dan kesalahan, pagi ini di atas tikar dan sajadah, kami bersujud dan bersimpuh di bawah kebesaran-Mu.

Wahai Tuhan sang Penguasa Alam Semesta, Wahai Yang Maha Suci, Wahai Yang Maha Bijaksana, kami datang menghadap-Mu dengan wajah tertunduk malu seraya mengetuk pintu rahmat-Mu, memohon ampun dan taubat-Mu atas segala dosa dan kehinaan pada diri kami.

Telah banyak kekhilafan dan kesalahan yang kami lakukan, seandainya Engkau tiada memaafkan kami, maka tentulah kami akan termasuk golongan orang-orang yang merugi karena mendapat azab-Mu.

Allahumma ya Rabbi, ampunilah segala dosa dan kesalahan kedua orang tua kami, Ibu dan Bapak kami yang telah mengasuh, mendidik dan membesarkan kami dengan segala kepayahan dan penderitaan. Tanpa kami sadari ya Allah, begitu banyak dosa kedurhakaan yang kami perbuat kepada mereka.

Begitu sering kami menyakiti hati dan meneteskan air mata mereka. Sungguh begitu besar dosa dan kesalahan kami kepada mereka. Karena itu ya Allah, ampunilah mereka, kasihanilah mereka, terimalah segala amal bakti mereka dan tempatkanlah mereka di sisi-Mu sebagai golongan orang-orang yang beruntung.

Ya Allah Tuhan Kami, lindungi kami dari bahaya makhluk Mu yang bernama virus corona. Kami yakin, hanya engkaulah yang mampu mengendalikannya. Jika itu memang ujian bagi kami, maka berikanlah kami kekuatan lahir dan batin untuk dapat menghadapinya dengan penuh kesabaran dan ketaqwaan.

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Download Khutbah Singkat Idul Fitri Tentang Virus Corona Lengkap Dengan Do’a Bahasa Indonesia versi PDF klik DOWNLOAD

Pos terkait