Antar Umat Beragama Desa Bulusari Bersatu Dalam Istighotsah dan Do'a Bersama

11 Sep 2019
90 times

Lintasjatim.com, Kediri – Sejumlah warga mengadakan beragam kegiatan di bulan Syuro, mulai dari jalan sehat, pawai karnaval hingga do'a bersama. Hal itu dilakukan tidak lain agar terhindar dari malapetaka yang konon di bulan syuro sering terjadi musibah. Seperti istighotsah dan do'a bersama yang diadakan oleh Pemerintah Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Selasa malam (10/09/2019).

Acara tahunan ini dihadiri oleh seluruh warga Desa Bulusari yang terdiri dari tiga agama yaitu Islam, Kristen dan Hindu. Tokoh masyarakat dan perangkat Desa juga turut hadir dalam bersih desa tersebut.

Kepala Desa Rohmat Wisuguh berharap forum ini menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan antar warga khususnya antar Agama. Hal tersebut perlu disampaikan mengingat warga desa bulusari masyarakatnya majemuk.

"Saya mengajak kepada warga untuk tetap rukun khususnya antar umat beragama. Meskipun beda agama tapi kita berada dalam Negara yang sama yaitu NKRI. Oleh sebab itu kegiatan setahun sekali ini harus kita jadikan ajang silaturrahim," ungkapnya di tengah sambutan.

Dalam moment tersebut lurah menyerukan semangat perjuangan, semangat menjaga NKRI yang sudah merdeka dari penjajah. Dirinya juga beterimakasih kepada seluruh warga desa Bulusari yang telah menjaga ketertiban selama lima tahun terkahir.

"Kami berterimakasih setinggi-tingginya kepada warga yang sudah tertib. Tanpa partisipasi dari semua warga tentu Bulusari tidak akan menjadi baik," pungkas Kades yang sebentar lagi purna.

Bersih desa dengan tema "Semangat dalam kebersamaan" ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Acara berakhir pukul 08.30 WIB ditutup dengan 6 do'a yakni 4 do'a perwakilan Islam dan 2 doa perwakilan dari umat Kristen dan Hindu.

Sebelumnya ada beberapa rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Desa yaitu pawai karnaval pada hari Minggu tanggal 1 September 2019 dengan jumlah lebih dari 25 peserta. Secara umum Panitia membagi jadi dua kreteria yaitu kreasi baris dan kerasi kostum. Masing-masing kreteria diambil tiga terbaik dengan juara 1, juara 2 dan juara 3.

Dilanjutkan dengan bazar dan pentas seni pada tanggal 7-9 September 2019. Peserta bazar lebih dari 10 stand, peserta terbaik mendapat reward dari panitia berupa uang pembinaan. Sedangkan pentas seni diikuti lebih dari 50 tampilan yang terbagi selama tiga malam.

Selanjutnya Istighotsah dan do'a bersama tanggal 10 September 2019. Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang akan digelar malam ini tanggal 11 September 2019 mulai pukul 08.00-04.00 WIB.

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

10856759
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
9301
11986
35620
10623094
220878
515611
10856759
Your IP: 3.227.233.78
2019-10-15 20:03